JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Libatkan 300 Orang dan Disaksikan Anggota Dewan, Gropyokan Tikus di Pranan Sukoharjo Sukses Binasakan Si Hama Padi

Danramil Polokarto, Kapten Arh Tavip Joko Sukoco menunjukkan tikus yang berhasil dibinasakannya saat mengikuti gropyokan di Desa Pranan
Danramil Polokarto, Kapten Arh Tavip Joko Sukoco menunjukkan tikus yang berhasil dibinasakannya saat mengikuti gropyokan di Desa Pranan

SUKOHARJO-Tidak ketinggalan dengan daerah lain di Kota Makmur. Warga Desa Pranan Kecamatan Polokarto Sukoharjo menggelar pula gropyokan tikus.

Ratusan ekor tikus berhasil dibinasakan dalam gropyokan kali ini.

Menurut Dandim 0726 Sukoharjo melalui Danramil 11/Polokarto Kapten Arh Tavip Joko Sukoco, Senin (21/1/2019), sedikitnya 300 orang terlibat dalam gropyokan kali ini. Mereka terdiri dari warga, TNI, Polri, Dinas Pertanian, karang taruna, pemerintah kecamatan dan desa, bahkan Anggota DPRD Provinsi Jateng Sumarsono dan Anggota DPRD Sukoharjo Rebi Suparjo.

Baca Juga :  Menohok, Pernyataan Bakal Cawabup Wiwoho Ingatkan Pola Intervensi dan Menekan PNS dan Kades Justru Akan Berdampak Sikap Apatis Dari Rakyat!

“Area yang menjadi sasaran gropyokan adalah persawahan Desa Pranan. Termasuk sekitar irigasi,” kata dia.

Meski dengan peralatan sederhana, seperti tongkat dan peralatan pertanian lainnya, gropyokan terbilang sukses. Ratusan tikus berhasil dibinasakan. Selanjutnya hama yang menjadi musuh petani itu dimusnahkan.

Baca Juga :  Bikin Deg-degan, Hasil Pengundian Akhirnya Paslon EA Memperoleh Nomor Urut 1 Sedangkan Joswi Dapatkan Nomor Urut 2, Resmi Terpasang di APK 26 September Mulai Kampanye

“Tikus merupakan musuh dan hama pertanian. Sangat merusak dan menggangu, bisa menurunkan produksi pertanian, jadi harus dibiasakan,” jelas dia. Aris Arianto