JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

7 Fakta Penting Pembobolan Mall Luwes Sragen. Dari Semua CCTV Mendadak Mati Hingga Pelakunya Sudah Terdeteksi Polisi 

Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi saat melakukan olah TKP di depan pintu basement Mall Luwes yang dibobol pencuri Kamis (31/1/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolsek Sragen Kota, Iptu Mashadi saat melakukan olah TKP di depan pintu basement Mall Luwes yang dibobol pencuri Kamis (31/1/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Publik Sragen digemparkan dengan pembobolan yang menimpa Mall Luwes Sragen Kamis (31/1/2019) dini hari. Brankas berisi uang miliaran di dalam mall terbesar di Sragen itu dibobol dan isinya dikuras.

Pembobolan Toserba Luwes di Jl. Raya Sukowati No.386, Dusun Kebayanan Sragen Manggis, Sragen Wetan, itu juga menjadi sejarah pencurian terbesar dalam setahun terakhir.

Berikut 7 Fakta Penting di Balik Pembobolan Mall Luwes Sragen:

1. Terjadi Dinihari, Penjaga Tak Tahu

Kasus itu kali pertama diketahui diketahui pukul 04.30 WIB oleh pemilik warung HIK di dekat parkiran mall. Pencurian terjadi dinihari memanfaatkan kondisi petugas penjaga yang tertidur.Pencurian diketahui setelah pintu parkiran nampak terbuka dan bekas dirusak.

2. Pelaku Bawa Rp 1,2 M, Tinggalkan 2 Tumpuk Karen Tak Muat

Ada yang menarik dari pembobolan ini.  Pelaku diketahui masih meninggalkan dua tumpuk uang karena diperkirakan sudah tak kuat membawa tumpukan uang di brankas yang dikuras.

“Pelaku menggunakan tas untuk membawa uang dari brankas. Tapi karena nggak muat, ada dua tumpuk yang ditinggal. Tasnya nggak muat,” ujar Kasat Reskrim AKP Harno mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan Senin (4/2/2019).

Baca Juga :  Tertular dari Nenek Meninggal Positif, Bocah 10 Tahun di Tanon Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Sempat Menolak, Malam Ini Langsung Dijemput Didampingi Sang Ibu

3. Brankas Digergaji 20 x 20 CM

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, brankas tersebut dirusak dengan cara di pahat.

Nampak lubang segi empat dengan ukuran sekitar 20X20 CM. Ada tanda bekas gerinda listrik pada pintu brankas. Setelah itu nampak bongkahan brankas yang diduga bekas pahatan.

4. Pelaku Diduga Sudah Ngendon di Dalam 

Diduga sudah sembunyi sebelumnya saat toko hendak tutup. Lantas pelaku beraksi saat kondisi mall sudah kosong.  Dia mengaku sempat masuk untuk memeriksa bersama petugas kepolisian dan pihak toko.

“Pelaku yang satu sembunyi di dalam, yang lain menunggu di luar,” ujar Kapolres.

5. Pelaku Juga Gondol Motor Manajer 

Selain uang tunai yang digondol pencuri, korban juga kehilangan sepeda motor jenis Honda Revo. Kendaraan bermotor berplat nomor AD Sragen itu diduga dibawa kabur pencuri.

“Selain uang, sepeda motor Revo juga hilang. Dimungkinkan ini dibawa pelaku untuk melarikan diri,” terang AKP Harno.

Baca Juga :  Sempat Dilanda Keresahan, Desa Bedoro Sragen Akhirnya Umumkan Bebas Kasus Covid-19. Hasil Swab Satu Pemudik dan 5 Orang Keluarganya Dinyatakan Negatif, Warga Lega

6. Saat Pencurian, Semua Kamera CCTV Mati

Polisi menemukan fakta bahwa saat pembobolan terjadi, semua kamera CCTV di parkiran basement mall ternyata mati. Menurut olah TKP, Kasat Reskrim menyebut dari keterangan manajemen, CCTV di basement akan mati ketika lampu dimatikan.

“Kami masih mendalami motif pelaku. Personil kami juga sedang memeriksa saksi-saksi, termasuk identifikasi di TKP (tempat kejadian perkara). Karena CCTV juga mati, saat lampu toko dimatikan,” pungkasnya.

7. Pelaku 3 Orang, Satu Dikeler Polisi

Data terbaru yang diterima Joglosemar, polisi sudah berhasil menangkap pelakunya. Pelaku berjumlah 3 orang dan beberapa hari lalu satu orang diantaranya sudah tertangkap.

Namun polisi masih konsentrasi mengejar dua tersangka lainnya dengan mengeler satu pelaku yang tertangkap. Menariknya, dari informasi kepolisian, ternyata pelakunya dipastikan orang luar, bukan melibatkan oknum dalam.

“Dipastikan pelaku dari luar. Tidak ada kaitannya dengan orang dalam,” pungkas Kasat Reskrim.

(*/Wardoyo)