loading...
Loading...

JOGJA – Meski sudah sekitar dua bulan lewat, namun kondisi Selat Sunda yang sempat diguncang bencana tsunami, belum benar-benar pulih. Terutama hal itu terjadi di wilayah Pandeglang, Banten dan Lampung Selatan.

Karena itu, sampai saat ini Aksi Cepat Tanggap (ACT) masih membuka posko dan dapur umum untuk membantu fase pemulihan para penyintas bencana di Banten dan Lampung.

Sebagai ikhtiar untuk terus membantu saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama SKH Kedaulatan Rakyat (KR) dan Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (4/1/2019)  kemarin memberangkatkan lima truk kemanusiaan untuk membantu para korban tsunami yang berada di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Baca Juga :  OTT KPK Terhadap Jaksa di Yogyakarta, Kejati DIY: Lokasi OTT di Solo

Lima truk kemanusiaan yang diberangkatkan mengangkut kebutuhan pokok para pengungsi seperti Sembako, pakaian baru, air mineral, kebutuhan sanitasi, alas tidur dan tenda darurat.

Truk-truk kemanusiaan yang diberangkatkan dari Halaman Kantor Balaikota Jogja dilepas oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Purwadi.

Dalam sambutannya Heroe Purwadi mengatakan, untuk menanggulangi bencana tidak cukup dilakukan sendiri-sendiri. Tetapi, hal itu harus dilakukan dengan bersinergi dan bersama-bersama.

“Tujuannya agar dampaknya dapat dirasakan secara masif,” tuturnya.

Sambutan juga disampaikan oleh Bagus Suryanto, Kepala Cabang ACT DIY. Dia mengatakan, bahwa bantuan kemanusiaan dari Jogja akan sampai di posko Induk ACT di Kabupaten Pandeglang Banten, sehari setelah pemberangkatan.

Baca Juga :  2 PNS Pemkot Yogyakarta yang Dibawa KPK Telah Kembali, Ini Kata Walikota Jogja Haryadi Suyuti

“Ini merupakan truk kemanusiaan kedua. Kali ini ada lima truk, dua truk support dari KR, dua truk UII dan satu truk dari kolektif beberapa mitra ACT DIY dan ada juga dari masyarakat Solo Raya. Dari Jogja bantuan kemanusiaan akan diberangkatkan langsung ke Banten dan diperkirakan sampai posko Induk Pandeglang, Banten hari selasa (5/2/2019), untuk didistrubusikan kepada pengungsi di daerah Pangdeglang, Banten,” ujar Bagus.

Selain itu Imam Satriadi Direktur Keuangan SKH KR juga menyampaikan “terima kasih atas kepedulian semua masyarakat Jogja, lewat dompet peduli KR, ini yang ketiga kali untuk Lombok, Palu dan saat ini Tsunami di Banten, mudah-mudahan ini bermanfaat seberapapun besarnya” ujarnya

Baca Juga :  KPK OTT 4 di Yogyakarta, 4 Orang Diamankan, Ada Unsur Jaksa dan PNS

Adapun Rektor UII Fathul Wahid dalam sambutanya juga menegaskan “Lewat program UII Peduli, sejak agustus 2018 sudah belasan truk yang kita kirim baik ke Lombok, kemudian Palu dan ini yang kedua diberangkatkan ke Banten, tak hanya logistik, tim medis dan tim evakuasi juga kita terjunkan sejak hari kedua tsunami di Banten, semoga bantuan kemanusiaan yang sedikit ini dicatat oleh Allah sebagai amal kebajikan” paparnya sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim Nasrudin dari ACT Diy kepada Joglosemarnews. suhamdani

Iklan
Loading...