loading...
Loading...
Ilustrasi/tempo.co

JAKARTA – Menurut rencana, musisi Ahmad Dhani akan dipindahkan dari Rutan Kelas 1 Cipinang ke Rutan Mendaeng, Surabaya, Rabu (6/2/2019).

Namun demikian, kuasa hukum  Ahmad Dhani, Ali Lubis berharap kliennya tidak dipindahkan ke Rumah Tahanan Mendaeng, Surabaya, Jawa Timur.

Sejak Senin (28/1/2019) lalu, Ahmad Dhani mendekam di Rumah Tahanan Kelas 1 Cipinang atas kasus ujaran kebencian.

“Kami berharap agar penahanan Ahmad Dhani tidak dipindahkan ke Surabaya,” kata Ali melalui pesan singkat, Selasa, 5 Februari 2019.

Baca Juga :  Satu Prajurit TNI Gugur dalam Demo Ricuh di Wamena, Kepala Luka Kena Bacokan

Sebelumnya, Kepala Rutan Cipinang Oga Darmawan sebelumnya mengatakan Ahmad Dhani bakal dipindahkan ke Rumah Tahanan Medaeng, Rabu (6/2/2019).

Pasalnya,  punggawa grup band Dewa 19 itu bakal menjalani sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya, keesokan harinya.

“Ahmad Dhani besok mau dipindahkan ke Surabaya,” kata Oga saat itu.

Baca Juga :  Densus 88 Ledakkan Bom Milik Terduga Teroris di Cilincing

Ali mengatakan kliennya memang dijadwalkan menjalankan persidangan di Surabaya pada Kamis (7/2/bruari 2019. Namun tim penasehat hukum Ahmad Dhani belum mendapatkan informasi terkait rencana pemindahan ruang tahanan kliennya dari Cipinang ke Surabaya.

“Kalau dipindahkan akan mempersulit pihak keluarga Ahmad Dhani untuk menjenguknya,” kata Ali.

Ali menjelaskan telah meminta keterangan terkait rencana pemindahan kliennya ke Surabaya. Rutan Cipinang, kata dia, bakal memberi kepastian pada Rabu besok.

Baca Juga :  VIDEO PANAS Wanita Cantik di Bandung Viral di WhatsApp (WA), Direkam di Mobil & Berseragam PNS Pemprov Jabar

“Kepastiannya besok (hari ini-red),” ujarnya.

Kasus pencemaran nama baik di Surabaya terkait dengan ucapan Ahmad Dhani di media sosial. Ucapan Dhani dinilai menyinggung sebuah kelompok atau organisasi massa saat aksi Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018.

www.tempo.co

Loading...