JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dibuka di Wonokeling Jatiyoso, TMMD Sengkuyung I Karanganyar Telan Anggaran Rp 624 Juta Untuk Cor Jalan 

Pembukaan TMMD Sengkuyung I Karanganyar. Foto/Humas Kab
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Pembukaan TMMD Sengkuyung I Karanganyar. Foto/Humas Kab

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap 1 Kodim 0727 Karanganyar resmi dibuka di Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso. Bupati Karanganyar Juliyatmono menekankan pentingnya gotong royong di lingkungan desa saat membuka TMMD.

Sesuai Program TMMD Reguler ke-104 dan Sekuyung Tahap 1 TA 2019, program ini akan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai 26 Februari-27 Maret 2019.

Berdasarkan usulan di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan. Kondisi jalan yang labil dan Makadam menjadi latar belakang pembangunan pada program TMMD Tahap 1 2019 di Desa Wonokeling.

Mengingat jalan tersebut merupakan jalan yang strategis, menghubungkan antar dusun dan desa. Selain itu, arus transportasi menjadi kurang lancar sehingga mengurangi nilai produktifitas di Desa Wonokeling, Jatiyoso.

Baca Juga :  Kejar WTP, Bupati Karanganyar Ingatkan OPD Hindari Praktik Kecurangan dalam Kelola Keuangan!

Adapun sasaran pembangunan yakni Sasaran Fisik dan Non-Fisik. Sasaran Fisik berupa pengecoran, pembangunan gorong-gorong di delapan titik serta talut di dua titik.

Sementara pembangunan Non Fisik diantaranya berupa, sosialisasi program TMMD,  penyuluhan wawasan kebangsaan, Kamtibmas bahaya narkoba dan kenakalan remaja, penyuluhan kewirausahaan, pertanian organik, pengagulangan bencana alam dan lain-lain.

Sebanyak 40 Satgas TMMD dikerahkan, terdiri dari  personel pendukung, Polri, Ormas dan masyarakat setempat.

Total biaya sebanyak Rp 624 juta. Biaya pembangunan berasal dari Anggaran APBD Jateng sebanyak Rp 235 Juta, APBD Karanganyar sebanyak 300 juta, serta swadaya masyarakat Desa Wonokeling sebanyak 89 juta.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan dengan kehadiran TNI, Polri dan unsur terkait dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan. Bersamaan dengan program TMMD Tahap 1 2019 ini, ia menekankan soal pentingnya gotong royong dalam membangun desa.

Baca Juga :  Sopir Minibus Maut Yang Kecelakaan di Kemuning Karanganyar Ditahan 1 x 24 Jam. Polisi Duga Sopir Tak Hafal Medan, Kondisi Jalan Berkelok Ekstrim 

“Gotong royong adalah inti dari bangsa kita. Mari tingkatkan semangat kita untuk membangun desa,” terangnya.

Melalui TMMD Tahap 1 ini, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo juga berpesan melalui Juliyatmono, supaya terus membangun desa, menjauhi narkoba dan meningkatkan semangat gotong royong.

“Kita tumbuh dari desa, mari membangun desa kita masing-masing supaya semakin sejahtera,” imbuhnya.

Selanjutnya, ia mengajak untuk mengenali diri sebagai orang desa.

“Sejatinya kita adalah orang-orang desa. Bermula dari desa kita mulai bergaul, karena tidak ada sekat-sekat dalam masyarakat (desa). Begitu juga betapa indahnya semangat gotong royong yang ada di desa,” jelasnya. Wardoyo