JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Morotai dan Halmahera Diguncang  Gempa 5,3 SR

Tempo.co
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tempo.co

TERNATE–  Wilayah Morotai dan Halmahera Utara diguncang gempa dengan kekuatan 5,3 skala Richter, Kamis (7/2/2019) malam. Akibat kejadian itu,  Gunung Dukono dinyatakan waspada pada level II.

Data yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ternate, pusat gempa berada pada 2.23 Lintang Utara dan 128.71 Bujur Timur atau  37 km Tenggara Pulau Morotai. Pusat gempa berada dikedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Menurut Iwan Amat dari BMKG, hingga Kamis sore aktivitas gunung Dukono di Halmahera Utara terpantau tiga kali terjadi letusan dengan amplitudo 14-30 milimeter durasi : 11.6-17.93 detik dan sembilan kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 14-28 milimter, durasi : 7.13-10.93 detik.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Bantuan Subsidi Pendidikan untuk Murid hingga Dosen, Bisa Berupa Pulsa atau Ponsel

Selain itu, terpantau pula 12 kali gempa  vulkanik dalam dengan amplitudo  18-28 milimeter dan satu kali gempa tektonik local dengan amplitudo  34 milimeter. Ada juga  8 kali gempa tektonik Jauh dengan amplitudo 28-34 milimeter dan tremor Menerus (Microtremor) engan amplitudo 0.5-1 milimeter.

“Dan berdasarkan visual Gunung Dukono tertutup kabut dari pagi sampai malam hari sehingga aktifitas Kawah tidak teramati,” kata Iwan.

Baca Juga :  Siap Dukung Kejagung dan Polri Soal Aliran Dana Joko Tjandra, PPATK Tunggu Permohonan Resmi

Iwan mengatakan meski terjadi peningkatan jumlah gempa vulkanik dan amplituda gempa Tremor mulai mengecil namun status Gunung Dukono masih tetap pada level II waspada.

Meski demikian masyarakat dan wisatawan tetap dilarang mendaki dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 2 kilometer.

“Kami juga ingatkan agar masyarakat selalu menyediakan masker untuk digunakan pada saat dibutuhkan,” ujar Iwan. #tempo.co