loading...
Loading...
Aksi saling dorong usai sidang Ahmad Dhani dan berakhir ricuh. Kerusuhan tersebut ditengarai karena kuasa hukum tak terima lantaran Ahmad Dhani dibawa ke tahanan. TribunJatim.com/Syamsul Arifin

SURABAYA – Kericuhan terjadi pada sidang Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa, (12/2/2019).

Kericuhan tersebut terjadi ketika Musikus tersebut hendak dibawa ke Ruang Tahanan.

Aksi saling dorong serta teriakan antara pihak kuasa hukum dan keamanan terjadi. Keributan itu terjadi usai Dhani memberikan pernyataan kepada awak media.

Baca Juga :  Sejarawan JJ Rizal Gugat PLN Rp 14,65 Juta Karena Ikan Koinya Mati

Kemudian Ahmad Dhani yang juga politisi Partai Gerindra ini hendak dibawa ke tahanan sembari berdesakan dengan awak media dan simpatisannya.

Diketahui, keributan terjadi lantaran kuasa hukum tak terima lantaran dihadang oleh pihak Kejaksaan saat akan menemani Ahmad Dhani.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Masih Dalami Semua Laporan Terkait Kasus Ustadz Abdul Somad (UAS)

“Jangan dihalangi, dia bukan tahanan. Jaksa nggak boleh begitu,” teriak satu dari enam kuasa hukum Dhani.

Saat ditanya perihal kericuhan tersebut, Aldwin kuasa hukum Dhani mengaku pihaknya tak terima dirinya dihadang saat menemani kliennya.

Baca Juga :  Jakarta dan Banten Terancam Kekeringan

“Jelas-jelas Dhani ini bukan tahanan, dia ini merdeka di Surabaya, kok dihadang segala,” ujarnya.

Tak hanya itu, saat usai ditenangkan oleh pihak keamanan, suasana kembali ricuh saat ada salah satu simpatisan berbaju putih tak terima lantaran ikut terdorong.

www.tribunnews.com

Iklan
Loading...