JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sebuah Mortir Diledakkan di Kebun PTPN Sambirejo Sragen. Diduga Peninggalan Perang Belanda, Ditemukan Warga Saat Mencangkul

Tim Jibom saat mengevakuasi mortit sebelum diledakkan di Sambirejo, Sragen Jumat (15/2/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Jibom saat mengevakuasi mortit sebelum diledakkan di Sambirejo, Sragen Jumat (15/2/2019). Foto/Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM , SRAGEN- Sebuah mortir ditemukan di landang milik warga Mitro Wiyono (70) di Dukuh Bayut, RT 12, Jambeyan, Sambirejo, Sragen Jumat (15/2/2019). Bahan peledak yang diduga masih aktif itu ditemukan tanpa sengaja oleh Mitro saat tengah mencangkul di ladangnya tadi pagi.

Mortir yang ditemukan itu berukuran panjang 52 cm dan diameter lingkaran sekitar 36 meter. Diduga kuat mortif masih aktif dan diperkirakan merupakan sisa peninggalan jaman perang Belanda.

Baca Juga :  Innalillahi, Tukang Bangunan asal Kalikobok Tanon Meninggal Positif Covid-19. Bekerja di Surabaya, Sempat Dirawat di RS Moewardi Solo

Data yang dihimpun di lapangan, benda peledak itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.

Menurut keterangan Mitro, pagi tadi ia sedang mencangkul di ladangnya. Tanpa diduga, cangkulnya terantuk benda keras.

Saat dicek, ternyata benda itu berbentuk mortir. Karena mencurigakan, ia kemudian menghentikan aktivitas mencangkulnya dan melaporkan temuan benda itu ke perangkat desa setempat.

Baca Juga :  Kasus Investasi Semut Rangrang CV MSB Meledak, Polda Jateng Tangkap Dirut Sugiyono asal Taraman Sragen. Tunggakan ke Mitra Ditaksir Masih Puluhan Miliaran

Tak lama berselang, tim Polsek Sambirejo tiba di lokasi untuk mengevakuasi mortir.  Selanjutnya mortir tersebut diserahkan ke Sat Brimobda Jateng Kompi Solo yang di Pimpin Iptu Marutojono selaku Kanit Jibom unit I SKA.

“Beserta 3 anggota, kemudian mortir itu diledakkan di  areal kebun PTPN Afdeling Kepoh Sambirejo sekitar pukul 15.00 WIB,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, Jumat (15/2/2019). Wardoyo