JOGLOSEMARNEWS.COM Umum

Tembak Bocah yang Ambil Mangganya, Pejabat Pemkot Ambon Ini Resmi Tersangka

diberondong tembakan
Ilustrasi penembakan pistol. Dok/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

AMBON, JOGLOSEMARNEWS.COM – Staf Ahli Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berinisial GDSN akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan bocah berinisial GL dengan senapan angin.

Insiden penembakan itu sendiri terjadi pada Selasa (19/2/2019), hanya  karena korban mengambil mangga milik tersangka.

“Setelah melakukan pemeriksaan, kita telah tetapkan GDSN sebagai tersangka kasus penembakan, kekerasan terhadap anak,” kata Kasubbag Humas Polres Ambon IPDA Julkisno Kaisupy kepada wartawan, Kamis (21/2/2019).

Baca Juga :  Dituduh Suntik Mati Pasien, Manajemen RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Berang. Sebut Sudah SOP, Ancam Gugat Balik Pencemaran Nama Baik!

Julkisno mengatakan, saat ini tersangka GDSN telah ditahan di Rutan Polres Pulau Ambon dan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak.

”Tersangka telah ditahan di Mapolres Ambon, ia dijerat dengan Pasal 80 UU Perlindungan Anak dan Pasal 351 KUHPidana,” kata Julkisno.

Penembakan itu berawal ketika korban sedang mencari mangga milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu di kawasan Jalan Perumtel Gunung Nona Kota Ambon, Selasa (19/2/2019). Karena tidak terima mangga miliknya diambil bocah delapan tahun itu, PNS tersebut marah.

Baca Juga :  Viral, Video Seorang Pria Nekat Minum Darah Segar dari Sapi Kurban yang Baru Disembelih

Ia mengambil senapan angin dari rumahnya lalu menembak GL. Korban tertembak di bagian lengan kanannya, yang kemudian mendapat perawatan medis.

www.teras.id