JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis, Buruh Panen Padi Asal Sidoharjo Sragen Ditemukan Mendadak Tewas di Tengah Sawah

Tim Polsek dan medis saat mengevakuasi jasad korban yang tewas saat memanen padi di Ngrampal, Sabtu (2/2/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek dan medis saat mengevakuasi jasad korban yang tewas saat memanen padi di Ngrampal, Sabtu (2/2/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN – Warga Dukuh Soga, Desa Bandung, Kecamatan Ngrampal Sragen digegerkan dengan kejadian buruh tani mendadak meninggal ketika memanen padi di persawahan Dukuh soga, Sabtu (02/02/2019) pagi. Sumardi (54) buruh tani asal Dukuh Wirun, Desa Sidoharjo Sragen, ditemukan mendadak tersungkur di pematang sawah dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolsek Ngrampal, AKP Agus Irianto dalam keterangannya mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan, saat cek tempat kejadian mengungkapkan insiden itu terjadi pukul 10.30 WIB di persawahan tepatnya di Duku Soga. Menurut keterangan dua orang saksi kepada petugas Polsek Ngrampal, saksi mata Suwarno (45) dan Suwardi (50),pagi itu korban masih bersama mereka memanen padi milik carik Sragen Kota Nariyanto.

Baca Juga :  Kesal Merasa Tak Dihargai, Seorang Warga di Gading Tanon Sragen Nekat Bangun Tembok di Tengah Jalan. Warga Satu RT Bingung dan Resah Tak Bisa Lewat

Sebelumnya, mereka bertiga, juga mengerjakan panen padi di sawah daerah Sribit, Kecamatan Sidoharjo. Namun saat tiba di persawahan ini, korban tiba tiba saja tersungkur dan tergeletak di tepian sawah.

Kedua saksi, juga menguraikan kepada polisi bahwa mereka melihat Sumardi tersungkur di pematang sawah. Dan mereka kemudian meminggirkan korban ke jalan persawahan, untuk di bawa ke klinik Kharisma Medika di Dukuh Karangasem.

Baca Juga :  17 Proyek di Sragen Diduga Beraroma Makelaran. Bendahara LSM Ungkap Ada Pertemuan Bahas Fee di Solo, 17 Pengusaha Galian C Juga Sempat Dijanjikan Menang Tapi...

Namun belum sempat mendapat penanganan, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Sumardi saat bekerja di sawah, di benarkan Kapolsek. Dia bersama team identifikasi dan team medis menyatakan bahwa meninggalnya Sumardi di sebabkan sakit.

“Tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban di nyatakan meninggal dunia akibat sakit. Data yang berhasil di himpun dari pihak keluarga, korban selama ini memiliki riwayat jantung. Ia meninggal, akibat sakit jantung yang ia alami, hingga menyebabkan ia kemudian meninggal dunia,” paparnya. Wardoyo