JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Truk Gasak Warung Warung Kopi di Lamongan, Seorang Tewas dan 2 Luka-luka, Begini Kronologinya

Ilustrasi | joglosemarnews.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi | JOGLOSEMARNEWS.COM

LAMONGAN – Sebuah Truk menggasak warung kopi di Lamongan dan menyebabkan seorang tewas dan 2 orang mengalami luka-luka, Senin (11/2/2019) malam.

Kecelakaan bermula saat truk bermaksud menghindari minibus yang mendadak masuk ke arah SPBU Sukoanyar Kruwul, Kecamatan Turi, Lamongan, truk tanpa muatan tersebut langsung belok kanan dan menabrak warung kopi.

Kecelakaan ini terjadi di jalur poros nasional yang ada di Lamongan.

Menurut Asnawi, sopir truk nahas menyebutkan, truk tanpa muatan nopol W 9628 UZ yang dikemudikan Asnawi, warga Tuban itu melaju dari arah Timur ke Barat.

Mendekati SPBU Sukoanyar, Asnawi, dikagetkan adanya kendaraan minibus yang mendadak masuk atau berbelok ke arah SPBU.

Asnawi kaget dan langsung membanting setir ke kanan.

Baca Juga :  Kasus Obat Herbal Covid-19, Akhirnya Hadi Pranoto Laporkan Muannas Alaidid ke Polisi

“Untuk menghindari tabrakan, saya berusaha menghindari dan langsung membanting stir ke kanan,” kata Asnawi.

Ternyata truk yang dikemudikannya itu melaju melewati median jalan dan berhenti setelah menabrak warung.

Asnawi ternyata tak mampu menguasai stir, meski sudah dikurangi kecepatannya, dan nyelonong menabrak warung kopi yang ada di bahu jalab.

Akibatnya, ada korban meninggal yang saat kejadian sedang ngopi bersama dua korban luka lainnya.

Tiga korban, satu diantaranya meninggal di TKP dan dua luka tengah berada di dalam warung.

Kurniawan meninggal dunia karena luka di kepala akibat tertabrak truk. Sementara bangun warung juga rusak parah.

Korban dievakuasi dari reruntuhan bangunan warung dan kepala truk yang menyeruduk warung hingga bagian depan truk hancur.

Baca Juga :  Klaim Hadi Pranoto Covid Mati di Suhu 350 Derajat Dipatahkan Secara Medis

“Satu jorban meninggal dan 2 korban luka dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan,” kata Kanit Turjawali pada wartawan, Ipda Purnomo.

Untuk mengetahui apakah masih ada korban lainnya di dalam warung, petugas kepolisian kemudian mengevakuasi truk.

Proses evakuasi truk sempat membuat jalur poros nasional ini macet. Setelah dilakukan pencarian dan evakuasi kendaraan, petugas tidak menemukan korban lainnya yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan warung kopi.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Kurniawan, warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi yang menurut keterangan sejumlah saksi saat kejadian korban sedang berada di warung dan seorang lagi korban luka.

www.tribunnews.com