JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Angin Puting Beliung Porak-porandakan Masaran dan Karangmalang Sragen. 137 Rumah Rusak, 2 SD, 1 Puskesmas dan Balai Desa Rusak 

Tim PMI dan BPBD Sragen saat membantu evakuasi pohon tumbang menutup akses jalan di Karangmalang, Kamis (21/3/2019). Foto/Wardoyo
Tim PMI dan BPBD Sragen saat membantu evakuasi pohon tumbang menutup akses jalan di Karangmalang, Kamis (21/3/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Angin puting beliung memporak-porandakan sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Sragen, Kamis (21/3/2019) sore. Sedikitnya 137 rumah dilaporkan rusak ringan hingga sedang akibat terjangan angin berkecepatan tinggi.

Dua kecamatan yang dilanda terjangan angin itu masing-masing Karangmalang dan Masaran. Kerusakan paling parah terjadi di Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang.

Data yang dihimpun dari tim PMI Sragen, terjangan angin melanda dua desa di Karangmalang yakni Desa Kerungwaduk dan Desa Jurangjero. Di Desa Jurangjero, dilaporkan sedikirnya 123 rumah mengalami rusak ringan pada atap yang berhamburan diterjang angin.

Selain itu, di desa ini ada dua rumah lagi yang rusak ringan akibat tertimpa pohon tumbang. Kemudian SD Jurangjero 2 juga mengalami kerusakan ringan.

Baca Juga :  Pulang dari Jakarta, Warga Miri Sragen Ketahuan Positif Covid-19 dan Dirawat di Rumah Sakit. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 514, Jumlah Warga Meninggal Sudah 68 Orang

Di Desa Kedungwaduk, tercatat ada empat rumah rusak. Terdiri dari tiga rumah rusak ringan pada bagian atap, kemudian satu tumah rusak ringan tertimpa pohon tumbang.

Di wilayah ini ada 3 pohon tumbang yang menutup akses jalan sehingga arus lalu lintas sempat macet. Tak hanya itu, sejumlah infrastruktur publik juga rusak parah.

Di antaranya SD Kedungwaduk 1 yang gentingnya mengalami kerusakan, kemudian balai desa yang rusak bagian teras akibat tertimpa tower. Serta puskesmas pembantu yang juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

Tak hanya di Karangmalang, angin juga menerjang Desa Gebang, Kecamatan Masaran. Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menguraikan di wilayah Gebang, Masaran, terjangan angin menimbulkan kerusakan di Dukuh Ngasinan, Dukuh Gebang, Dukuh Ngasem, Dukuh Ngunut, dan Katukan.

Baca Juga :  PSBB Jakarta Jadi Mimpi Buruk bagi Sragen, Omzet Puluhan Perajin Batik Makin Anjlok. Pemilik Batik Brotoseno: Baru Saja Mau Bangkit, Kini Ambles Lagi!

Di Dukuh Ngasinan dan Ngasem tercatat ada satu pohon roboh menutup akses jalan, lalu dua rumah rusak ringan dan satu rumah mengalami rusak berat.

Kemudian di Dukuh Katukan, Ngunut, dan Gebang tercatat ada tiga rumah rusak ringan pada bagian atap atau genting.

“Bangunan Polindes di Desa Gebang juga mengalami kerusakan bagian atap,” paparnya didampingi personel PMI, Munif, di sela-sela assesment dan membantu evakuasi di lapangan.

Sementara menurut keterangan warga, terjangan angin terjadi sekitar pukul 14.30 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur.

“Nggak lama sekitar 10 menit. Tapi sangat kencang. Banyak pohon yang tumbang juga dan genting-genting beterbangan saking kencangnya angin,” tutur Joko, warga Karangmalang. Wardoyo