JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bupati Sragen Ungkap Ada Kantor Balai Desa Jam 09.00 WIB Belum Buka, Jam 10.00 WIB Sudah Tutup! 

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wabup saat meresmikan Balai Desa Mojodoyong, Kedawung. Foto/Istimewa
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wabup saat meresmikan Balai Desa Mojodoyong, Kedawung. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta balai desa harus menjadi pusat pelayanan masyarakat. Ia juga mengimbau kepada para perangkat desa untuk melaksanakan pelayanan masyarakat dengan sepenuh hati.

Hal itu disampaikan saat menghadiri peresmian Balai Desa Mojodoyong, Kedawung, Senin (11/3/2019) malam.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat melalui media sosial yang mengeluhkan kantor balai desa di mana pukul 09.00 WIB belum buka dan pukul 10.00 sudah tutup,” paparnya.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, 2 Warga Kedawung dan Ngrampal Meninggal Positif Terpapar Covid-19. Total Sudah 71 Warga Meninggal Dunia

Bupati berharap dengan pembangunan balai desa itu nantinya bisa mempengaruhi semangat kerja aparatur desa untuk lebih memaksimalkan lagi pelayanan kepada masyarakat.

Pembangunan balai desa itu diharapkan juga dijadikan momentum peresmian sebagai upaya kbersama di dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Mojodoyong, Kecamatan Kedawung.

Baca Juga :  Sah, Pasangan Yuni-Suroto Akan Ada di Kotak Kanan Surat Suara pada Pilkada Sragen 2020. Ketua KPU Yakinkan Tak Ada Pesanan!

“Jika semua Kecamatan di Kabupaten Sragen seperti ini, saya yakin pembangunan akan merata dan semakin maju,” katanya.

Dalam acara peresmian tersebut, Kepala Desa Mojodoyong Kasidi, mengatakan, balai desa yang diresmikan bupati tersebut seluas 8.000 meter persegi.

Pembangunan Balai Desa Mojodoyong dilakukan dengan menggunakan dana kas desa. Dana yang dibutuhkan untuk membangun kantor itu sekitar Rp 270 juta. Wardoyo