JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kedua Kubu Saling Klaim Menang, Sejumlah Survei Unggulkan Jokowi

pilpres
Ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski pemilihan presiden masih sebulan lagi, “perang survei” semakin ketat.

Sejumlah lembaga survei mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma’ruf atas lawannya. Namun demikian, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma’ruf tak ingin terlena. Pihaknya terus gencar berkampanye.

Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin, Usman Kansong mengatakan, jika dilihat dari hasil survei beberapa lembaga, perolehan suara antara pasangan nomor urut 01 dan 02 berada di kisaran 20 persen.

“Kami optimistis, pasangan Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf akan menang,” ujar dia saat dihubungi.

Tim Kampanye, kata Kansong, berusaha keras mempertebal kemenangan dalam waktu 40 hari tersisa. Dia berharap bisa memenuhi target kemenangan sebesar 70 persen sesuai rekomendasi rapat kerja nasional di Surabaya.

Baca Juga :  Tolak RUU Cipta Kerja, Buruh Sepakat Gelar Sejumlah Aksi, Mulai dari Unjuk Rasa Setiap Hari hingga Mogok Nasional Tiga Hari

Menurut dia, Tim Kampanye Nasional mengerahkan seluruh kekuatan “darat” dan “udara”.

“Kami makin intens di lapangan dan door to door,” ujarnya.

Namun demikian, nada optimisme juga terdengar dari juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Andre Rosiade. Ia mengklaim elektabilitas pasangan tersebut sudah mengungguli pasangan Jokowi -Ma’ruf sebesar 2 persen.

“Elektabilitas Prabowo – Sandi sudah 48 persen, Jokowi – Ma’ruf 46 persen,” kata Andre, Jumat (8/3/3/2019) lalu.

Angka itu, ucap dia, didapat dari sigi yang dilakukan pada akhir Februari lalu di seluruh Indonesia dengan 2.000 responden.

Baca Juga :  Menkominfo Pastikan Kualitas Jaringan Terjaga dalam Program Bantuan Kuota Belajar Online

Andre pun meragukan hasil survei beberapa lembaga yang menyebut Prabowo kalah. Ia beralasan lembaga yang menggelar survei tersebut sama dengan lembaga yang melakukan survei terhadap elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno melawan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat sewaktu pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.

“Ketika itu Anies-Sandi dikatakan kalah,” ujar politikus Gerindra itu.

Tim kampanye dari kubu Prabowo, Andre menjelaskan, akan berkeliling dari rumah ke rumah untuk meyakinkan masyarakat agar mendukung pasangan nomor urut 02.

“Kami menyampaikan pesan-pesan positif bahwa Prabowo-Sandi akan menaikkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memastikan harga-harga kebutuhan pokok terjangkau,” ujarnya.

www.tempo.co