JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sebagian Besar Aggota Partai Demokrat Dukung Jokowi-Ma’ruf

pilpres
Ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di antara partai koalisi pengusung pasangan Capres Prabowo-Sandiaga,  hanya Partai Demokrat yang sebagian besar anggotanya justru mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Hal itu dikatakan oleh peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI), Ardian Sopa di kantornya, Selasa (5/3/2019). Di samping itu, hasil sigi teranyar di LSI Denny JA tersebut menunjukkan, pemilih muslim Demokrat lebih dominan mendukung Jokowi-Ma’ruf dengan angka 61,2 persen.

Angka ini meningkat tajam dari Januari sebesar 37,7 persen. Sementara pemilih muslim Demokrat yang mendukung Prabowo Subianto- Sandiaga Uno hanya sebesar 36,7 persen.

Secara rinci, survei LSI mencatat, dukungan pemilih muslim Partai Demokrat terhadap Jokowi naik dari waktu ke waktu, sejak penetapan paslon pada Agustus 2019.

Baca Juga :  Giliran FPI, Alumni 212, dan Rizieq Shihab Desak Pemerintah Tunda Pemilihan Kepala Daerah. Sebut Pilkada 2020 sebagai Pilkada Maut

Pada Agustus, pemilih muslim Demokrat yang mendukung Jokowi sebesar 36,4 persen, September menjadi 31,6 persen, Oktober naik lagi menjadi 45,7 persen.

Pada bulan November turun drastis menjadi 23,4 persen, kemudian Desember naik lagi menjadi 27,8 persen. Selanjutnya, Januari menjadi 37,7 persen dan Februari naik drastis menjadi 61,2 persen.

Sedangkan partai pendukung Prabowo lainnya, Gerindra sebesar 86,2 persen pemilihnya solid mendukung Prabowo, sementara yang mendukung Jokowi hanya 13,1 persen.

Untuk Partai Amanat Nasional (PAN) 77,8 pemilihnya solid mendukung Prabowo, sementara yang mendukung Jokowi hanya 18,5 persen. Untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 86,4 pemilihnya solid mendukung Prabowo, sementara yang mendukung Jokowi hanya 11,4 persen.

Baca Juga :  Kemenkes: Hingga Kini Ada 1.146 klaster Penyebaran  Covid-19, Mayoritas Klaster Pesantren

Secara keseluruhan, Jokowi unggul dengan 55,7 persen di segmen pemilih muslim. Sementara Prabowo hanya mendapat suara 33,6 persen.

“Basis pemilih muslim ini sebesar 87,8 persen, mereka yang menguasai pemilih muslim akan memenangkan Pilpres ini,” ujar Ardian.

Hasil sigi teranyar LSI Denny JA itu dilakukan pada tanggal 18 – 25 Februari 2019, dengan menggunakan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling.

Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2,8 persen. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei.

www.tempo.co