JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Terungkap Cara Mengatasi TBC di Wonogiri, Pakai TOSS dan GKT

Bupati Joko Sutopo memberikan semangat kepada pasien RSUD SMS Wonogiri.
Bupati Joko Sutopo memberikan semangat kepada pasien RSUD SMS Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Hingga kini tingkat kesadaran masyarakat Wonogiri untuk melaporkan adanya penderita TBC dinilai masih rendah. Namun demikian Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Wonogiri terua berupaya mengatasi penyebaran penyakit itu melalui program TOSS dan GKT.

Kepala Dinkes Wonogiri, Adhi Darma menyebutkan untuk sementara ini tercatat ada 1.100 penderita TBC di daerahnya. Tapi tidak tertutup kemungkinan jumlahnya masih banyak yang belum diketahui.

Baca Juga :  838.732, Ini Jumlah Daftar Pemilih Sementara Atau DPS Pada Pilkada Wonogiri 2020

“Karena warga banyak yang enggan atau malu melapor keluarga mereka terkena TBC,” jelas dia, Selasa (26/3/2019).

Menurut dia, respon atau perhatian masyarakat untuk melapor adanya kasus TBC masih rendah. Sehingga, kata dia, untuk menggugah perhatian warga pihaknya dan Puskesmas mencanangkan program pemantauan TBC melalui Gerakan Ketok Pintu  (GKP) atau ‘door to door’.

“Setiap Puskesmas harus memiliki kader GKP di setiap desa, mereka inilah yang mendatangi rumah warga guna mendata ada-tidaknya penderita (TBC),” sebut dia.

Baca Juga :  Dapat Durian Runtuh, Widiastuti Nugroho Bawa Pulang Motor Yamaha NMax Gres Dari Semarak Undian Tabungan Berhadiah PT BPR Bank Giri Suka Dana Wonogiri

Selain gerakan ketok pintu atau ‘door to door’ pihaknya menggelar kepedulian terhadap TBC ini dengan program TOSS yakni Temukan Obati Sampai Sembuh. Diharapkan, dengan TOSS maupun GKT angka penderita TBC di daerahnya bisa diminimalkan. Aris Arianto