loading...
Loading...
Ilustrasi

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebanyak 5.044 pemilih di Karanganyar memutuskan pindah lokasi pemilihan pada Pemilu 17 April mendatang. Mereka terdeteksi dari permintaan formulir A5 atau pindah memilih yang dikeluarkan oleh KPU setempat.

Data yang dihimpun di KPU Karanganyar, sejauh ini KPU sudah menerbitkan 5.044 lembar A5 untuk pemilih yang mengajukan pindah TPS. Rinciannya ada pindaj masuk DPT sebanyak 1.661 pemilih dan keluar DPT sebanyak 3.383 pemilih.

“Di masa perpanjangan, hanya empat kategori yang diproses. Yakni pasien rawat inap, tahanan, korban bencana alam, dan di luar kuasanya pindah TPS karena menjalankan tugas. Namun masih banyak di luar itu, mengajukannya. Terpaksa ditolak. Mereka mengira ketentuan sama seperti pengajuan A5 pada H-30 sebelum pemungutan suara,” kata Ketua KPU Karanganyar, Triastuti Suryandari kepada wartawan di kantornya, Jumat (12/4/2019).

Baca Juga :  Jelang Coblosan, Pemkab Karanganyar Gelar Salat Hajat Secara Serentak Hingga Ke Desa-Desa 

Dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tambahan pasca putusan MK tentang Pemilu 2019, KPU Karanganyar mencatat masuk DPT sebanyak 1.661 pemilih dan keluar DPT sebanyak 3.383 pemilih.

Sedangkan Daftar Pemilih tetap (DPT) hasil Perbaikan (DPTHP) ketiga sebanyak 695.027 orang. Daftar pemilih tambahan itu dihitung hingga pengajuan A5 di akhir masa perpanjangan 10 April lalu.

Baca Juga :  Perhitungan Suara Pemilu 2019 di Karanganyar Dimulai. Bawaslu Input Salinan C1 Dari Pengawas TPS 

Komisioner KPU Divisi Perencanaan Program dan Informasi, Kustiono menceritakan kasus penolakan pengajuan A5 di masa perpanjangan terakhir.

“Dia bekerja di Tasikmadu namun domisili Polokarto. Jarak perjalanan hanya setengah jam. Kemudian ada hajatan di Matesih padahal rumahnya Lalung. Boleh mengurus A5, tapi harus jauh-jauh hari pada H-30 kemarin,” terangnya. Wardoyo

Baca Juga :  Kapolda Jateng Minta Semua Petugas PPK Buat Grup dengan Danramil dan Kapolsek. Ingatkan Potensi Intimidasi Saat Penghitungan Suara

 

Loading...