loading...
Kondisi sebagian penumpang yang tertumpah dan mengalami luka berat sebelum dievakuasi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut truk bernopol AD 1329 VE terguling di jalan Plupuh-Masaran tepatnya di depan Balai Desa Dari, Plupuh Selasa (30/4/2019) menimbulkan banyak korban. Data sementara, total korban dalam insiden itu mencapai 17 orang.

Mereka adalah buruh panen padi (ngerek) asal Hadiluwih, Sumberlawang Sragen yang menumpang di bak truk. Dari jumlah itu, 13 di antaranya dilaporkan luka berat dan 4 sisanya luka ringan.

“Awalnya semua dibawa ke sini (Puskesmas Plupuh) sekitar 17 orang. Namun karena kondisinya parah semua, akhirnya dirujuk ke Sragen. Yang luka ringan ada 4 hanya rawat jalan dan boleh pulang,” papar sopir ambulans Puskesmas Plupuh, Daliman Ben kepada JOGLOSEMARNEWS.COM Selasa (30/4/2019).

Daliman menguraikan saat akan dirujuk, kamar di RSUD diketahui tak bisa menampung jumlah korban yang banyak itu. Sehingga hanya tujuh korban yang bisa dirawat di RSUD Sragen.

Selanjutnya ada 7 orang lainnya yang dirujuk ke RSI Amal Sehat Sragen. Dari data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , ada tujuh korban luka berat yang dirawat di RSUD Soehadi Prijonegoro dan satu diantaranya akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga :  Tak Kuat Nanjak, Truk Pengangkut Bantuan Sembako Pemkab Purbalingga Ngglondor dan Terguling. Muatan Sembako Yang Akan Dibantukan Tumpah Berserakan

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Dani Permana Putra mengungkapkan truk memuat 25 orang yang hendak bekerja buruh panen padi. Dari laporan personelnya, data korban sementara 13 orang dengan satu meninggal dunia. Wardoyo

Daftar Korban Meninggal dan Korban Dirawat di RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen:

1. Tn. Subakdi (46 th), Jetak 13/- Hadiluwih, Sumberlawnag, Sragen.

(Korban kondisi sadar, mengalami luka lecet punggung tangan kanan dan kiri, sobek pelipis 5, sambing mata kiri 10 cm, sobek dahi atas 8 cm, atas bibir 3 cm)

2. Tn. Pariyo (60 th), Sumberejo, Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen.

(Korban meninggal dunia, mengalami CKB, kepala samping kiri sobek 10 cm, samping mata kiri 7 cm, lecet tangan kiri)

3. Tn. Ngadi (43 th), Sawah ombo Rt. 18, Doyong, Miri, Sragen.

(Kondisi kesadaran menurun, lecet hidung, sobek kepala belakang 15 cm, sobek dahi 10 cm)

Baca Juga :  Kepergok Sempat Ditanya Polisi di Exit Tol Sragen, Dory Harsa Mengaku Habis Ziarah Makam Didi Kempot di Ngawi. Sama Siapa?

4. Tn. Sutar (63 th), Bojong Rt 09 Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen.

(Korban kondisi sadar, mengalami luka lecet tangan kanan dan kiri, sobek bibir dalam 2 cm, lecet pipi kanan, siku tangan kiri, sobek kepala bagian samping kiri 2 cm)

5. Tn Sunardi (56 th), Bojong Rt. 11, Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen

(Korban kondisi sadar mengalami luka sobek atas ibu jari 3 cm, lecet tangan kiri)

6. Tn. Sukamto (31 th), Kacangan Rt 19, Sumberlawang, Sragen.

(Korban kondisi sadar mengalami luka lecet punggung tangan kanan dan kiri, sobek dahi 5 cm)

7. Tn. Jafar shodiq (44 th), Jetak, Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen.

(Korban kondisi sadar, mengakami luka fx. tulang hidung, sobek pelipis kanan 2 cm, lecet pipi kanan, lecet punggung tangan kanan dan kiri, lecet pergelangan tangan kiri, sobek pipi kanan 2 cm, lecet ibu jari kaki kiri)

Sumber: Berbagai Sumber dan Puskesmas