loading...
Loading...
Almarhum Sugimin saat disalatkan sebelum diberangkatkan ke pemakaman. Foto/Wardoyo

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Dosen perempuan berinisial N (40) asal Wonogiri yang menjadi pelaku pembunuhan anggota DPRD Sragen, Sugimin (52) terancam hukuman seumur hidup. Tak hanya tega menghabisi anggota DPRD yang juga Caleg Golkar itu, N ternyata juga menguras harta dan mobil legislator asal Dukuh Karangnongko RT 10/3, Masaran, Sragen itu.

“Tersangka kami kenakan Pasal 340 juncto 338 ancaman seumur hidup,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Wakapolres Kompol A. Aidil Fitrisyah didampingi Kasatreskrim AKP Aditia Mulya Ramadhani, kemarin.

Wakapolres menguraikan N merupakan warga Kecamatan Wonogiri. Diduga dia memiliki hubungan pribadi dan bisnis dengan korban.

“N merupakan inisiator, perencana, dan eksekutor,” tandas dia.

Baca Juga :  Fitri Idham Aziz, Istri Kapolri Berikan Tali Asih Untuk Keluarga Almarhumah Sri Suwartini di Wonogiri

Menurut pengakuan N, korban diracun menggunakan racun tikus. Racun tikus dimasukkan ke dalam kapsul obat diare. Motif pembunuhan adalah dendam dan adanya ancaman dari korban. Sehingga pilihannya tersangka yang mati atau korban yang mati.

Terhitung sudah tiga kali racun diberikan N ke korban. Pun beberapa kali pula korban keluar masuk rumah sakit hingga kemudian berakhir tewas dan dibuang di tepi jalan dekat SMPN Wonogiri.

Untuk keterangan lebih lengkap, pihaknya segera menggelar konferensi pers setelah hasil labfor keluar

Mobil almarhum diketahui berjenis Panther Touring bernopol AD 9210 RE. Mobil itulah yang digunakan saat bersama pelaku dan kemudian dibawa kabur pelaku usai membunuh korban.

Baca Juga :  Pakai Aplikasi Berbasis Android Sipindo Petani Raih Untung Berlipat, Jumlah Petani Milenial Meningkat

“Mobilnya udah diketahui tapi posisinya sudah dijual sama pelaku Mas. HP juga sudah tidak ada. Termasuk kartu-kartu ATM semua milik Bapak juga enggak ada,” tutur putra sulung Sugimin, Deni Gian Kurniawan (32) kepada JOGLOSEMARNEWS.COM Sabtu (20/4/2019). Wardoyo/Aris Arianto 

 

Loading...