JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Kecelakaan Maut Pemotor Gasak Pohon Mahoni Tewas Seketika Dengan Leher Patah 

Ilustrasi kondisi motor korban kecelakaan ringsek. Foto/FB
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi kondisi motor korban kecelakaan ringsek. Foto/FB

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut menimpa seorang pengendara motor di Bojongsari, kemarin. Seorang pemotor ditemukan tewas mengenaskan usai menggasak pohon mahoni di tepi jalan.

Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Purbalingga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal sepeda motor yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Olah TKP dilakukan di jalan raya Desa Brobot, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Kamis (18/4/2019).

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Sukarwan melalui Kanit Laka Ipda Ihwan Makruf mengatakan, kecelakaan melibatkan satu sepeda motor Yamaha bernomor polisi R-6391-JV yang dikendarai Imron Sadirun (26) warga Desa Karangpetir RT 2 RW 4, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-74 Bhayangkara Digelar Virtual, Kapolda Jateng Tegaskan Penanganan Covid-19

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan (Purbalingga) menuju utara (Bobotsari). Sampai di dekat lokasi, sepeda motor oleng dan keluar jalur sehingga menabrak pohon Mahoni di pinggir jalan.

Baca Juga :  Jalan Rusak Berujung Maut di Sumberlawang Sragen. Gara-Gara Lubang Jalan, Seorang Pemotor Tewas Kecelakaan Tunggal, Kepalanya Ditemukan Dalam Kondisi Seperti Ini!

“Akibat kecelakaan, pengendara sepeda meninggal dunia. Dari pemeriksaan di rumah sakit, diketahui korban mengalami luka berat berupa patah tulang leher dan perdarahan,” kata Ihwan dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kanit Laka menambahkan, sudah lakukan olah TKP di lokasi kecelakaan dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kemudian sepeda motor diamankan sebagai barang bukti. Sedangkan jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Wardoyo