JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Maut Pemotor Tewas Gasak Truk di Masaran Sragen. Motor Ringsek, Korban Banyak Keluar Darah 

Foto kondisi motor korban dan korban. Foto/FB
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20190402 111917
Foto kondisi motor korban dan korban. Foto/FB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nguwer-Jirapan tepatnya di depan rumah Sugimin Segajah, RT 10, Jirapan, Masaran Senin (1/4/2019) malam. Satu orang tewas mengenaskan dalam kecelakaan maut antara pengendara motor dan truk tersebut.

Korban tewas diketahui bernama Sugiyanto (41) warga Dukuh Pengkok RT 19, Pengkok, Kedawung. Korban tewas usai menggasak truk bernopol AD 1427 BN yang ada di depannya.

Data yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Kecelakaan melibatkan korban yang mengendarai Yamaha Jupiter MX AD 2669 EU dengan truk yang dikemudikan Marimin (37) warga Segajah RT 10, Jirapan, Masaran.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Karangmalang Sragen, Pemotor asal Pasar Kliwon Solo Tewas Mengenaskan Usai Gasak Pohon. Satu Korban Dilarikan ke RSI Amal Sehat

Menurut keterangan saksi-saksi, kecelakaan bermula ketika pengendara motor MX berjalan dari arah selatan sedangkan truk melaju dari lawan arah.Setelah dekat dengan lokasi, mendadak truk membelok ke kanan hendak balik ke rumah.

Karena jarak terlalu dekat, pengendara motor gagal mengantisipasi. Kecepatan tinggi membuat motor tak bisa lagi menghindar.

Baca Juga :  Innalillahi, Hampir Seminggu Tak Sadar, Anggota DPRD Malang Hari Sasongko Yang Kecelakaan Maut di Tol Sragen Akhirnya Meninggal Dunia. Total 2 Legislator Meninggal, Satu Masih Dirawat

Motor pun dengan keras menghantam truk sehingga pengendara motor terpental jatuh. Motor juga ringsek menghantam truk.

Korban tewas dengan luka ketiak kiri sobek, tangan kiri sobek, dada memar, telinga dan hidung keluar darah. Meski sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, korban tak terselamatkan. Sementara pengemudi truk selamat tanpa luka.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo