loading...
Rakor kesiapan pemilu di Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Stakeholder di Wonogiri menggelar rapat koordinasi kesiapan menghadapi Pemilu 2019.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M.Heri Amrrulloh, Sekda Wonogiri Suharno, Ketua KPUD Wonogiri Toto Sih Setyo Adi, Ketua Bawaslu Wonogiri Ali Mahbub.

Ketua KPU Kabupaten Wonogiri Toto Sih Setyo Adi mengatakan, ada perubahan peraturan pemilu yang intinya adanya 5 kotak jenis surat suara, ketentuan hak surat suara berdasarkan KTP, jumlah pemilih per TPS maksimal 300 pemilih.

Baca Juga :  Terungkap, Ini Penyebab Wonogiri Belum Bisa Terapkan Kebijakan New Normal

“Untuk distribusi surat H-3 paling lambat sudah berada di desa, untuk pelipatan surat suara ada sebagian yang sudah dan ada yang baru proses pelipatan,” jelas dia.

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dia memaparkan jumlah tindak kriminalitas dan lakalantas. Dijelaskannya, Polres Wonogiri berada di tingkat 35 dari 35 Polres lainnya di Jawa Tengah dalam hal kriminalitas. Artinya, Wonogiri merupakan kabupaten paling aman di Jateng.

“Kami harap semua elemen menyebarkan tentang kerukunan toleransi agar kita tetap bersatu, dan demi kamtibmas kami Polres Wonogiri dalam pemilu 2019 ini netral” jelas dia.

Baca Juga :  Kasus Positif Corona di Wonogiri Bertambah 2 Total Jadi 12, Pasien Kasus Baru Jalani Isolasi Mandiri di Rumahnya Lantaran Kondisi Fisiknya Bagus

Sambutan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M.Heri Amrrulloh mengatakan tugas pokok TNI menjelang Pemilu ini membantu kepolisian dalam mengamankan Pemilu 2019. Dia yakin Wonogiri sudah dewasa dan selalu bilang ke pimpinan bahwa wonogiri aman damai dan sejuk.

“Mari kita sukseskan pemilu dengan berpartisipasi dalam mensosialisasikan kepada masyarakat agar nyoblos tidak golput saat pemilihan nanti,” beber dia. Aris Arianto