JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Perjuangan Ekstrim Aparat Memanggul Logistik Pemilu ke Desa Terpencil. Desanya Namanya Seneng, Tapi Perjalanannya Bikin Nggak Seneng

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

KENDAL,JOGLOSEMARNEWS.COM Kapolsek Gemuh AKP Abdullah Umar memimpin langsung pengawalan distribusi logistik ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) terpencil yang berada di wilayah Kecamatan Gemuh, tepatnya di TPS 22 Dukuh Seneng, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal, Selasa (16/4/2019).

Untuk mencapai lokasi TPS 22 ini dalam distribusinya tidak bisa menggunakan mobil ataupun sepeda motor biasa. Sehingga cara yang ditempuh untuk membawa logistik Pemilihan Umum 2019 harus dipikul atau dipanggul dengan berjalan kaki.

Baca Juga :  Tak Pakai Masker, Pedagang dan Pembeli di Pasar Tradisional Kudus Langsung Diusir

Dalam pengiriman logistik pemilu tersebut, Kapolsek Gemuh beserta anggota dari Polres Kendal, Polsek Gemuh, Babinsa, Panwas, PPK dan PPS bersama-sama memanggul kotak suara beserta isinya dari PPK Gemuh menuju TPS 22.

AKP Umar mengatakan medan yang ditempuh untuk mencapai lokasi sangat sulit dan juga berat.

Baca Juga :  Hendi Minta Masyarakat Tak Perlu Takut Gelar Akad Pernikahan Asal Disiplin Protokol Kesehatan Ditegakkan

“Namun karena semangat dari para anggota dan masyarakat setempat yang didukung juga dari Panwascam dan PPK, walaupun medan terjal dan sampai jatuh bangun namun logistik surat suara dapat sampai di TPS 22 Dukuh Seneng Desa Sojomerto dengan aman”, jelas Kapolsek Gemuh dilansir Tribratanews Polda Jateng. Wardoyo