loading...
Loading...
Ilustrasi pil koplo jenis baru berlogo Y yang diamankan Polres Sragen. Foto/Wardoyo

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM– RS (28 ) buruh, Warga Taman Agung, Muntilan, Magelang dibekuk Satres Narkoba Polres Magelang, Polda Jateng karena di ketahui mengedarkan dan menyalahgunakan Obat Keras Daftar G.

RS di tangkap di rumah Kontrakannya di Pasekan Keji Muntilan pada Mei 2019.

Dalam penangkapan tersebut petugas bisa mengamankan Tas hitam kecil yang di dalamnya berisi 350 butir pil warna putih berlogo Y yg dikemas dalam 35 bungkus isi 10 butir perbungkus.

Baca Juga :  Lawan Money Politic Pilkada, Bawaslu Bakal Bentuk 57 Desa Anti MP. Masyarakat Diminta Memilih Calon Pemimpin Yang Tak Korup 

Kapolres Magelang Polda jateng AKBP Yudianto Adhi Nugroho dalam siaran press dengan wartawan di Lobby Mako Polres Magelang mengatakan bahwa keberhasilan penangkapan ini berkat laporan dari masyarakat yang ditindaklanjuti dengan cepat oleh petugas.

Tim kemudian melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap tersangka. Tersangka kemudian dibekuk karena menjual obat daftar G yang tanpa dilindungi dengan izin dari pihak berwenang.

“Obat dijual dengan bebas dikalangan masyarakat terutama pemuda dan remaja,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Puluhan Napi Perempuan di Lapas Bulu Diobok-Obok Tim Dirnarkoba Polda Jateng. Begini Hasilnya! 

Dari pengakuan tersangka RS barang tersebut didapat melalui telpon dari seseorang. Kemudian diedarkan dengan cara bukungkusan plastik kecil berisi 10 butir di jual dengan harga Rp 35.000,-.

Ia mengaku nekat melakukan itu dengan dalih untuk biaya nikah.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas barang bukti berupa 350 butir pil warna putih berlogo Y yang dikemas dalam 35 bungkus (perbungkus 10 butir), 1 buah buku catatan jual beli, 1 buah HP merk, amsung warna gold, 1 buah Tas kecil warna hitam dan 4 pak plastik klip kecil.

Baca Juga :  Ini Daftar 7 Bandit Yang Disikat Polres Pati. Dari Pelaku di Pertunjukan Dangdut Sampai Begal Jalur Lingkar Selatan 

Saat ini tersangka telah dimankan di rutan Polres Magelang dalam rangka penyidikan. Tersangka dijerat dengan Pasal 196 Jo pasal 98 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan  dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Wardoyo

Loading...