Beranda Daerah Sragen DKK Sragen Ingatkan Konsumsi Bahan Makanan Berpengawet dan Warna Mencolok Bisa Picu...

DKK Sragen Ingatkan Konsumsi Bahan Makanan Berpengawet dan Warna Mencolok Bisa Picu Ginjal dan Kanker. Ini Ciri-Ciri Makanan Yang Pakai Bahan Berbahaya! 

Bahan makanan kerupuk merah, cendol, janggelan, ikan asin dan bakso yang dicurigai menggunakan bahan tambahan di luar peruntukan, diamankan untuk diuji lab. Foto/Wardoyo
Bahan makanan kerupuk merah, cendol, janggelan, ikan asin dan bakso yang dicurigai menggunakan bahan tambahan di luar peruntukan, diamankan untuk diuji lab. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen mengimbau masyarakat lebih cermat dan berhati-hati dalam membeli dan mengonsumsi bahan makanan. Pasalnya dampak negatif dari konsumsi bahan atau makanan berbahan tambahan berbahaya, bisa berimbas pada penyakit jangka panjang yang fatal.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto melalui Sekdin Fanni Fandani mengatakan konsumsi makanan dengan bahan tambahan kimia berbahaya seperti pewarna tekstil atau pengawet formalin maupun boraks, bisa berdampak buruk pada kesehatan.

“Dampaknya memang enggak sekarang tapi jangka panjang. Dampaknya bisa memicu ginjal dan kanker,” paparnya Jumat (24/5/2019).

Menurut Fanni, dengan bahaya itu, pihaknya berharap masyarakat bisa lebih cermat dan berhati-hati dalam memilih bahan makanan. Ia menyampaikan biasanya bahan makanan yang menggunakan tambahan berbahaya memiliki ciri fisik yang mencolok.

Baca Juga :  ​Tanggulangi Kekeringan di Sragen 2026, YBM Brilian BRI Disalurkan Bantuan 55 Tangki Air Bersih

Misalnya untuk kerupuk merah atau cendol warna warni yang menggunakan bahan pewarna tambahan berbahaya, memiliki warna yang mencolok.

“Kalau ikan asin yang pakai bahan pengawet berbahaya itu biasanya cirinya tidak dikerubuti lalat. Penampakannya juga kaku,” tukasnya.

Imbauan itu disampaikan menyusul temuan sejumlah bahan makanan yang dicurigai menggunakan bahan tambahan di luar peruntukan dalam inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional, Rabu (22/5/2019).

Bahan makanan yang disita sebagai sampel itu di antaranya ada kerupuk merah, kerupuk warna, trowolo, janggelan, cendol, ikan asin, ikan teri nasi dan bakso.

Baca Juga :  OJK Solo Dorong Pemerataan Akses Keuangan dan Perangi Bank Titil Melalui Bulan Inklusi Keuangan di Sragen

Bahan itu diamankan dari sejumlah pedagang di Pasar Gemolong dan Pasar Bunder Sragen. Wardoyo

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.