loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Tak kurang dari 1.238 personel Polri gabungan dengan TNI dan instansi terkait lainnya turun mengamankan pelaksanaan Peringatan Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 yang dipusatkan di plataran Candi Borobudur, Magelang pada hari Sabtu hingga Minggu pagi (18-19/05).

Dari sekian ribu personel pengamanan yang diturunkan, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Tengah diminta kekuatan sebanyak 26 personel terbaiknya.

Mereka adalah personel dengan kemampuan lawan teror, penjinak bom, penanggap ancaman KBR berbahaya, dan escape. Kali ini AKP Nur Alfian Zaelani, ditunjuk sebagai yang dituakan dari personel Gegana pengamanan Waisak.

Sementara itu Dansat Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Tory Kristianto memimpin langsung personel dari Brimob Polda Jawa Tengah secara keseluruhan.

Disampaikan oleh Kapolres Magelang, “Terima kasih atas kehadiran personel BKO baik dari Satker Polda, TNI, maupun Polres tetangga. Borobudur selalu menjadi perhatian dunia, sehingga perlu dilaksanakan pola pengamanan antisipatif guna meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” paparnya dilansir Tribtatanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Awas, Uang Palsu Beredar Untuk Taruhan Pilkades. Botoh di Rembang Dibekuk dengan 626 Lembar Upal Pecahan Rp 100.000an Hingga Recehan

Selaras dengan yang disampaikan oleh Kapolres Magelang, AKP Alfian juga menuturkan bahwa Detasemen Gegana sebagai bagian dari Korps Brimob Polri adalah pasukan khusus Polri yang memiliki tugas dan fungsi sebagai penindak kejahatan berekskalasi tinggi. Menurutnya personel selalu siap digerakkan dimana pun dan kapan pun pimpinan memerintahkan.

“Kita tidak ingin puncak peringatan Waisak diganggu oleh oknum/kelompok radikal. Penangkapan terduga teroris beberapa waktu lalu tentunya menjadi atensi kita bersama bahwa ancaman teror masih tetap ada. Itulah mengapa Gegana selalu ready for use,” ucap AKP Alfian.

Terpantau sejak tadi pagi para personel Gegana Jateng telah tiba di Magelang. Tim penjinak bom (jibom) beserta tim deteksi KBR langsung melakukan sterilisasi di plataran Candi Borobudur (Zona 1) tempat dilakukannya puncak prosesi Waisak. Adapun tim wanteror dan escape bersiaga di sekitaran lokasi memantau situasi.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Pimpin Aksi Demo Antikorupsi 3.000 Pelajar Se-Jawa Tengah

“Waspada, siaga, dan jangan lengah. Proses pengamanan akan berjalan hingga besuk pagi, pukul 04.00 WIB. Hal ini akan menguras tenaga, tapi percayalah Tuhan akan membalas jerih payah kita,” tambah AKP Alfian. Wardoyo

 

Loading...