loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Capres Sandiaga Uno mengaku salam “hormat presiden” yang ditunjukkan oleh sejumlah pejabat kepada Jokowi bukanlah sindiran untuk Prabowo.

Hal itu dikatakan oleh Sandiaga menanggapi vidio yang menggambarkan sejumlah pejabat mengucapkan ‘siap presiden’ ke Jokowi.

“Enggak lah, saya enggak baperan. Buat saya normal-normal aja. Kan Pak Jokowi emang presiden,” kata Sandiaga di Gelanggang Remaja Matraman, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019).

Video ‘siap presiden’ ke Jokowi itu diunggah oleh akun instagram Sekretaris Kabinet Pramono Anung, @pramonoanung.

Dalam video itu, sejumlah pejabat TKN berdiri rapi sambil memberi hormat kepada Jokowi dan berucap,

“Siap Presiden!”

Kejadian itu berlangsung sebelum pertemuan Jokowi dan TKN di Rumah Heritage, Jalan Sam Ratulangi, Jakarta pada Minggu malam (28/4/2019).

Baca Juga :  Ojek Online Ancam Demo Besar-besaran Jika Dilarang Angkut Penumpang di Era New Normal

Sejumlah anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf memberi hormat sambil berkata ‘Siap Presiden’ di hadapan calon presiden inkumben Joko Widodo (Jokowi).

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menilai, video itu menyindir Prabowo yang menerima salam hormat serupa dari Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) beberapa waktu lalu.

Andre juga menilai sindiran itu berlebihan hingga menghina penghormatan ala militer.

Namun Sandiaga tak menganggap sikap yang tergambar dalam video itu sebagai sindiran yang menghina. Dia mengatakan, dalam politik semestinya tak mudah terbawa perasaan.

“Enggak, enggak ada. Saya melihatnya enggak ya. Saya lihat videonya secara keseluruhan oke-oke saja. Saya enggak baperan,” kata dia.

Meski begitu, Sandiaga mengingatkan pentingnya menjaga suasana hati dan kondusivitas di masyarakat. Dia mengatakan bahwa suasana yang sejuk dan damai pascapemilu harus dirawat.

Baca Juga :  Masyarakat Terdampak Covid-19 Kian Banyak, 13.000 ASN Banyuwangi Patungan Beras

Take it easy. Nah (tapi) yang terpenting menjaga suasana hati masyarakat. Kita jangan sampai mengintimidasi dan memprovokasi,” kata Sandiaga.

Sebelumnya, influencer TKN Jokowi-Ma’ruf, Adian Napitupulu membantah tingkah menghormat dan salam ‘siap presiden’ kepada Jokowi itu sebagai parodi yang sengaja direncanakan.

Dalam video, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini terlihat sebagai yang pertama kali memperagakan hormat ‘siap presiden’ tersebut.

Adian juga menampik saat ditanya apakah hal tersebut dibuat untuk menyindir Prabowo.

“Itu tidak direncanakan. Enggak nyindir, tapi faktanya memang Jokowi Presiden,” ujar Adian saat dihubungi, Senin (29/4/2019).

www.tempo.co