loading...
Loading...
Ilustrasi tersangka judi yang digerebek polisi. Foto/Wardoyo

TEMANGGUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM– Empat orang harus berurusan dengan Polisi dan mendekam di tahanan Polres Temanggung karena tertangkap tangan saat melakukan perjudian Kayun (dadu).

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasubbag Humas AKP Henny Widiyanti menerangkan bahwa, keempat orang tersebut ditangkap ketika sedang melakukan perjudian ditempat bekas kandang ayam tepatnya di Gemoh Kelurahan Butuh Kecamatan Temanggung.

Baca Juga :  Bacakan Amanat Kapolri, Kapolres Jepara Ingatkan Semua Jajaran Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Sejumlah Agenda Besar 

“Keempat tersangka tersebut adalah S (40), T (44) keduanya merupakan warga Kelurahan Butuh, R (52) warga Kelurahan Jampiroso dan W (42) warga Kelurahan Temanggung,” terangnya dilansir Tribratanews Kamis (27/06/19).

Lebih lanjut Henny mengatakan bahwa penangkapan terhadap keempat tersangka tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga setempat.

Warga merasa terganggu dan resah dengan kegiatan yang menjadi penyakit masyarakat itu.

Baca Juga :  2 Pencuri Rumah Kosong Saat Salat Idul Fitri Dibekuk Polres Cilacap. Mengaku Uang Digunakan Untuk Foya-foya dan Beli Baju 

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 664.000, satu buah tempurung batok kelapa, satu buah papan dadu, enam mata dadu, delapan buah lilin dan satu buah tas.

Selain empat tersangka tersebut, lanjutnya, masih ada tujuh tersangka lainnya yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga :  Akhir Petualangan Bandit Pencuri Pompa Air di Kebumen. Gasak Beberapa Pompa Tetangga, Barang Curian Disimpan di Kuburan 

“Salah satu di antaranya adalah Bandar kayunnya. Kami pun sudah mengantongi nama-namanya berdasarkan keterangan dari ke empat tersangka yang sudah kami amankan ini,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka diancam dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. JSnews

 

 

Iklan
Loading...