loading...
Loading...
tempo.co

JAKARTA, Joglosmarnews.com  –  Sampai dengan pembacaan putusan sidang sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK), belum terlihat wacana pertemuan antara dua calon presiden.

Sejumlah utusan disebut-sebut telah dikirim oleh  Jokowi untuk memfasilitasi pertemuannya dengan Prabowo Subianto.

Di antaranya, ada tiga jenderal purnawirawan, yakni Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan, Jenderal (Purn) Moeldoko, dan Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

Wakil Ketua Tim Kampanye Jokowi – Ma’ruf, Arsul Sani mengatakan bahwa komunikasi antara Jokowi dan Prabowo terus dibangun melalui orang-orang di lingkaran Jokowi, termasuk tiga jenderal itu.

“Di lingkaran Pak Jokowi itu banyak. Ada Pak Luhut juga, Pak Moeldoko, ada Pak BG juga,” ujar Arsul di Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam.

Berikut upaya-upaya pertemuan Jokowi-Prabowo sejak pascapencoblosan hingga putusan MK soal sengketa pilpres dibacakan kemarin malam.

Luhut Binsar Panjaitan

Jokowi mengutus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk berkomunikasi dengan Prabowo pascapencoblosan 17 April lalu.

Namun pertemuan itu belum terlaksana. Luhut mengatakan sempat ada hambatan saat ingin bertemu Prabowo yang semula direncanakan pada Minggu (21/4/2019).

“Ada masalah teknis beliau agak sakit flu,” kata Luhut, saat ditemui di Istana Negara, Senin (22/4/2019).

Baca Juga :  Kasus Penyelundupan di Garuda Sudah Dilimpahkan ke Pihak Berwenang

Luhut mengatakan akan menjadwalkan ulang pertemuan dengan Prabowo. Namun hingga saat ini wacana itu menguap begitu saja.

Sebelum Idul Fitri Juni lalu, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan dua capres akan bertemu sebelum putusan Mahkamah Konstitusi.

Menurut Moeldoko, Jokowi terus berupaya menjalin komunikasi dengan  Prabowo Subianto. Ajakan bertemu terus disampaikan kepada Prabowo kendati belum bersambut.

“Alhamdulillah pendekatan itu sedang berjalan dan sudah ada akses komunikasi, saling memahami dan seterusnya,” kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional atau TKN Jokowi – Ma’ruf Amin saat ditemui di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).

Menurut dia, dalam sebuah negosiasi seperti itu adalah hal yang biasa.

Moeldoko menilai Prabowo sebenarnya sudah bersedia bertemu Jokowi. Namun dia menduga kendalanya justru ada pada orang-orang di lingkaran Prabowo.

“Menurut saya sih persoalan lingkungannya mungkin yang belum bisa menerima atau bagaimana, tapi Pak Prabowo sendiri sudah ada upaya ke arah sana (bertemu Jokowi).”

Budi Gunawan Ditengarai Sudah Bertemu Prabowo. Beberapa sumber Tempo di Partai Amanat Nasional (PAN) menyebut bahwa telah terjadi pertemuan antara Jokowi dan Prabowo Subianto di Thailand.

Baca Juga :  Selundupkan Sabu Untuk Anaknya di Rutan, Ibu Ini Mengaku Dipaksa

“Betul terjadi, pertemuannya empat mata,” ujar petinggi PAN itu.

Wakil Ketua TKN Jokowi – Ma’ruf, Arsul Sani membantah. “Memang ada kabar Pak Jokowi dan Pak Prabowo ada di Thailand, tapi tidak bertemu langsung,” ujar Arsul kepada Tempo, kemarin.

Yang bertemu adalah komunitas antara lingkaran Prabowo dengan lingkaran Jokowi, melalui para utusan yang ditunjuk kedua capres ini.

Arsul enggan menyebut nama utusan Jokowi maupun Prabowo yang bertemu itu.

“Kalau yang di lingkaran Pak Jokowi kan ada banyak. Ada Pak Luhut juga, Pak Moeldoko, ada Pak BG juga,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan tak menampik ada kemungkinan utusan Jokowi bertemu Prabowo adalah Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan. “Bisa saja,” kantanya.

www.tempo.co

Loading...