loading...
Kasat Reskrim AKP Harno (tengah) saat memimpin konferensi pers penangkapan begal mobil di Mapolres Sragen, tadi pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kawanan begal sadis beraksi di Sumberlawang, Sragen. Seorang mahasiswa asal Sumber, Winong, Pati berinisial KAY, menjadi korbannya.

Pelaku yang berjumlah tiga orang itu beraksi dengan menggasak HP dan mobil rental yang dikemudikan oleh korban.

Beruntung, aksi sigap polisi langsung berhasil mengidentifikasi para pelaku. Satu pelaku diantaranya berhasil ditangkap meski harus melalui tembakan timah panas, sedang dua lainnya berhasil melarikan diri.

Satu tersangka yang ditembak itu masing-masing berinisial S alias N alias T. Tersangka diketahui berasal Solo dan beraksi menyasar mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh korban.

“Kejadian perampasan berlokasi di Dukuh Kowang, Ngargosari, Sumberlawang. Satu tersangka kita tangkap, yang dua kita tangkap, yang dua lainnya masih kita cari,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno dalam jumpa pers ungkap kasus di Mapolres tadi pagi.

Baca Juga :  Bupati Sragen Minta Semua Pemudik dari Kota Zona Merah Corona Lapor dan Periksa ke Puskesmas. Ungkap Ada Keluarga Malah Sembunyi Karena Takut Dimasukkan ODP, Jangan Egois Lah!

Kasat Reskrim menguraikan aksi begal sadis itu terjadi beberapa malam lalu di jalur Kowang, Ngargosari, Sumberlawang. Kronologisnya, malam itu korban mengendarai mobil rentalan milik temannya di Solo, dan sedang perjalanan di wilayah Sumberlawang.

Mendadak mobil korban dipepet oleh para pelaku.

“Lalu mobil korban dihentikan, pelaku menggebrak pintu dan akhirnya korban keluar. Sempat lari keluar menuju rumah warga, lalu korban ditarik lagi ke mobil oleh pelaku dan dipukuli. Korban dibawa lagi ke Solo,” terang AKP Harno.

Tersangka anggota komplotan begal sadis yang diamankan Polres Sragen. Foto/Wardoyo

Dalam kondisi luka dipukuli, korban kemudian diajak berputar-putar sebelum kemudian dibuang di sekitar pemakaman Donoyolo Solo. Para pelaku kemudian merampas HP dan membawa kabur mobil rentalan yang dikemudikan korban.

Baca Juga :  Tanggalkan Lockdown, Pemdes Sambungmacan Sragen Buat Solusi Lebih Manusiawi Lewat Pos Siaga Covid-19. Perangkat dan Pemuda Kompak Pantau 24 Jam, Semua Pendatang Langsung Digiring ke Balai Desa Untuk Diperiksa

“Tersangka berkedok sebagai debt collector. Mobil yang dibawa korban ini mobil yang direntalkan temannya di Solo. Para pelaku kita jerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tandas AKP Harno. Wardoyo