JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisah Perjuangan Anjing Si Boy asal Sragen Yang Bertahan Hidup Dengan Bantuan Roda. Kehilangan 2 Kaki Karena Tabrak Lari, Sempat Hendak Disuntik Mati

Si Boy saat tertangkap sedang berdiri di tepi jalan Ringinanom dengan dua kaki ditopang roda. Foto/Wardoyo


Si Boy saat tertangkap sedang berdiri di tepi jalan Ringinanom dengan dua kaki ditopang roda. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Di tengah polemik antara penutupan dan penolakan usaha kuliner berbahan daging anjing, sebuah kisah menyentuh tentang kehidupan anjing menyeruak di Sragen.

Seekor anjing peranakan kampung milik warga Ringinanon, Sragen Kulon, mampu bertahan hidup dengan dua kakinya yang lumpuh. Penampakan anjing berbulu hitam milik Ny Suparman, warga Ringinanom RT 5/18 itu hampir membuat semua orang dan pengendara yang melihatnya, sedikit terenyak.

Baca Juga :  Pertashop Tanggan Sragen Resmi Dibuka Hari Ini. Ada Promo Gratis 1 Liter Pertamax, Jadi yang Pertama di Jawa Tengah

Ya, anjing yang dua kaki belakangnya lumpuh itu, terpaksa berjalan dengan ditopang dua roda kecil yang dikaitkan dengan punggung bagian belakang.

Sedangkan dua kaki belakangnya yang lumpuh, dikaitkan dengan tali dan ditaruh di atas pengait roda.

Advertisement

Sehingga sepintas, anjing bernama Boy itu terlihat seperti berjalan di atas roda. Perjuangan Boy untuk bertahan hidup dan melawan kelumpuhan itu sudah berlangsung hampir 3 tahun.

Baca Juga :  Gunung Kemukus dan Semua Obyek Wisata Sragen Masih Ditutup. Baru Sangiran yang Tahap Simulasi

“Awalnya sekitar empat tahun lalu, dua kaki belakang itu ditabrak orang sehingga lumpuh nggak bisa jalan. Tapi bude ( Ny Suparman) tetap merawatnya. Lalu dibuatlah modifikasi diberi roda itu,” ujar Yuan (25) keponakan Ny Suparman, Selasa (25/6/2019).

Foto/Wardoyo
Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua