JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ternyata Begini Arti Halal Bi Halal Itu, Disampaikan KH Sutrisno Yusuf di Ngulu Tengah Pracimatoro

Halal Bi Halal sekaligus pelantikan pengurus fatayat dan muslimat MWC NU Kecamatan Pracimantoro
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Halal Bi Halal sekaligus pelantikan pengurus fatayat dan muslimat MWC NU Kecamatan Pracimantoro

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Halal bi halal serta pelantikan pengurus fatayat dan muslimat MWC NU Kecamatan Pracimantoro dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Desa Ngulu Tengah, Kecamatan Pracimatoro, Rabu (19/6/2019) malam.

Kegiatan dihadiri KH. Sutrisno Yusuf, pimpinan ponpes Sunan Gunung Jati Gesing Kecamatan Kismantoro, Camat Pracimantoro diwakili Pj. Kepala Desa Pracimantoro Ihsanudin, Danramil Pracimantoro diwakili Babinsa Serka Wahyudi Susanto, calon anggota DPRD dari PKB Abdullah, dan nahdliyin.

Baca Juga :  Los Dol, 112 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Alias PPDP Pilkada Wonogiri di Kecamatan Ngadirojo Ikuti Rapid Test

KH. Sutrisno Yusuf, menjelaskan halal bi halal berasal dari kata halla atau halal. Bisa berarti menyelesaikan persoalan atau problem, meluruskan benang kusut, mencairkan air yang keruh, dan melepaskan ikatan yang membelenggu.

“Tapi sepertinya yang menonjol dalam tradisi kita, halal bi halal dimaknai dengan arti saling bermaaf-maafan,” kata dia.

Baca Juga :  Update COVID-19 Wonogiri, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Corona Menjadi 30 Setelah Ada 1 Penambahan Dari Tenaga Medis

Ketika dimaknai saling bermaafan, tandas dia, berarti masing-masing saling mengharapkan kerelaan saudaranya, sanaknya, rekannya, temannya. Bahkan siapapun yang memiliki sangkut-paut yang bisa membuat seseorang merasa tidak rela.

“Jadi dalam tradisi kita, yang diharapkan adalah kerelaan/kepuasan saudara, rekan dan handai taulan dengan cara mendapatkan maafnya,” ujar dia. Haryanto