loading...
Loading...
Halal Bi Halal sekaligus pelantikan pengurus fatayat dan muslimat MWC NU Kecamatan Pracimantoro

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Halal bi halal serta pelantikan pengurus fatayat dan muslimat MWC NU Kecamatan Pracimantoro dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas Desa Ngulu Tengah, Kecamatan Pracimatoro, Rabu (19/6/2019) malam.

Kegiatan dihadiri KH. Sutrisno Yusuf, pimpinan ponpes Sunan Gunung Jati Gesing Kecamatan Kismantoro, Camat Pracimantoro diwakili Pj. Kepala Desa Pracimantoro Ihsanudin, Danramil Pracimantoro diwakili Babinsa Serka Wahyudi Susanto, calon anggota DPRD dari PKB Abdullah, dan nahdliyin.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-74 dan HAN, Pegiat Literasi Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta 578 Kilometer

KH. Sutrisno Yusuf, menjelaskan halal bi halal berasal dari kata halla atau halal. Bisa berarti menyelesaikan persoalan atau problem, meluruskan benang kusut, mencairkan air yang keruh, dan melepaskan ikatan yang membelenggu.

Baca Juga :  HIV/AIDS dan Penyakit Reproduksi, Dikupas Tuntas di MTs Muhammadiyah 4 Tawangharjo Giriwoyo. Terungkap Ini Tujuannya

“Tapi sepertinya yang menonjol dalam tradisi kita, halal bi halal dimaknai dengan arti saling bermaaf-maafan,” kata dia.

Ketika dimaknai saling bermaafan, tandas dia, berarti masing-masing saling mengharapkan kerelaan saudaranya, sanaknya, rekannya, temannya. Bahkan siapapun yang memiliki sangkut-paut yang bisa membuat seseorang merasa tidak rela.

Baca Juga :  Bismillah. Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta Sejauh 578 Kilometer, Dilakukan 4 Pemuda Demi Hal Ini

“Jadi dalam tradisi kita, yang diharapkan adalah kerelaan/kepuasan saudara, rekan dan handai taulan dengan cara mendapatkan maafnya,” ujar dia. Haryanto

Iklan
Loading...