loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah seluruh rangkaian sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitisi(MK) selesai Jumat (21/6/2019), Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi – Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra optimis kubunya bakal amanndalam sidang putusan.

Yusril mengatakan pihaknya optimis majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan menolak permohonan pemohon seluruhnya dalam lanjutan sidang MK.

Menurut dia, saksi-saksi pemohon (kubu capres 02), tidak berhasil membuktikan dalil-dalil permohonannya.

“Bahwa pemohon sebenarnya tidak berhasil membuktikan dalil-dalil permohonannya. Kalau memang seperti itu keadaannya saya kira dalam dugaan saya majelis hakim tentu akan menolak permohonan pemohon seluruhnya,” tutur Yusril kepada wartawan sesuai persidangan di MK, Jumat (21/6/2019).

Baca Juga :  Bertambah 4 Orang, Total Ada 5 ASN Pemkot Bekasi Positif Corona

Hari ini seluruh tahapan persidangan telah selesai. Ditutup dengan mendengar keterangan saksi ahli dari pihak terkait yakni Tim Hukum Jokowi. Sidang putusan akan digelar pekan depan pada 28 Juni 2019.

Yusril mengatakan setelah seluruh sidang selesai, pihaknya akan mentaati seluruh ketentuan. Ia pun mengharapkan seluruh pihak yang bersidang dapat menerima apa pun keputusan majelis hakim nantinya.

Karena menurut Yusril hukum adalah mekanisme untuk menyelesaikan konflik secara adil, damai, dan bermartabat. Ia pun percaya MK akan menjalankan tugas dengan amanah.

“Jadi apa pun putusan hakim mudah-mudahan akan diterima dengan kebesaran jiwa plus masalah ini tidak ada lagi konflik pertentangan,” kata dia.

Baca Juga :  Pandemi Virus Corona, Yasonna Usul Napi Koruptor di Atas 60 Tahun Dibebaskan

Pada sidang Rabu (19/6/ 2019), pihak pemohon menghadirkan 13 saksi-saksi. Persidangan memakan waktu selama 20 jam. Dari pukul 09.00 Rabu 19 Juni, hingga pukul 05.00 dini hari Kamis 20 Juni.

www.tempo.co