loading...
Foto/Humas Polda

TEGAL, JOGLOSEMARNEWS.COM  Kota Tegal, Kasus penemuan jasad bayi disebuah selokan dekat sekolah di wilayah Kelurahan Slerok Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, terus ditindak lanjuti jajaran Polres Tegal Kota dengan melakukan razia disejumlah tempat Kos-kosan.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol Agus Endro Wibowo mengatakan, razia ini melibatkan personel gabungan baik anggota Polsek, Koramil serta pegawai Puskesmas Tegal Timur.

Menurutnya upaya ini dilakukan untuk mencari ibu maupun keluarga si bayi yang tidak berdosa tersebut. Dimungkinkan apabila ada warga atau penghuni kos yang baru melahirkan dengan menyasar rumah kos-kosan yang ada diwilayah Tegal Timur.

Baca Juga :  66.871 Pemudik Pulang ke Jateng, Kasus Positif Corona Langsung Meroket Jadi 40 Orang. Wonogiri Paling Banyak 42.838 Pemudik, Ganjar Sebut Ini Soal Hidup Mati!

“Di Kelurahan Panggung 3 lokasi, Kelurahan Mangkukusuman 3 lokasi dan Kelurahan Slerok 2 lokasi, serta sejumlah kos-kosan di kelurahan Kejambon dan Mintaragen,” ungkapnya, Jumat (26/07/2019) di Mapolsek.

Kompol Agus Hendro menegaskan dari sejumlah tempat kos yang dirazia, petugas tidak menemukan orang yang dicurigai sebagai pelaku pembuangan bayi. Meski begitu, Polsek Tegal Timur akan terus berupaya mengungkap kasus itu secepatnya.

Sementara kasus penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki yang sempat menghebohkan warga tersebut terjadi , Rabu (24/07) pagi. Jasad bayi malang tersebut ditemukan warga terbungkus dalam platik hitam disebuah selokan dekat SD kejambon 5.

Baca Juga :  Kasus Corona Terus Melonjak, Jawa Tengah Dapat 8.400 Rapid Test Kit Corona. Siapa Saja Yang Bakal Dites?

Bayi yang diduga lahir dalam keadaan prematur ini ditemukan masih menempel dengan ari-arinya. Dugaan sementara bayi malang itu sengaja dibuang oleh orang tuanya setelah lahir secara prematur. JSnews