loading...
Loading...
Kapolsek Sumberlawang, AKP Fajar Nur Ihsanudin saat memimpin olah TKP jasad pria pengunjung Gunung Kemukus yang ditemukan tewas di sebuah kamar kontrakan, Kamis (11/7/2019) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Warga dan pengunjung obyek wisata Makam Pangeran Samudera atau Gunung Kemukus di Desa Pendem, Sumberlawang digegerkan dengan insiden tewasnya seorang pengunjung, Kamis (11/7/2019) malam.

Pengunjung pria bernama Sutoyo (71) itu ditemukan meregang nyawa saat ngamar di sebuah rumah kontrakan milik Daryadi di Dukuh Gunung Sari, Pendem, Sumberlawang.

Diduga kuat, kakek asal Dukuh kricak RT 3/4, Karang Geneng, Pitu, Ngawi, Jatim itu tewas seusai menjalani ritual ziarah di malam Jumat Pon yang identik sebagai malam keramat sekaligus puncak ritual di kompleks obyek wisata yang sempat tersohor dengan aroma esek-eseknya itu.

Baca Juga :  Kasus Pengunjung Tewas Saat Ngamar di Gunung Kemukus. Polisi Ungkap Teman Kencan Korban Lari Ketakutan Usai Lihat Pasangannya Mendadak Tak Bernyawa

Kabar yang beredar, sebelum tewas, korban diketahui sempat masuk kamar dengan seorang wanita yang diduga teman kencannya.

Data yang dihimpun di lapangan, tewasnya korban diketahui sekitar pukul 19.00 WIB oleh pemilik kontrakan.

Baca Juga :  Sejumlah Perumahan di Sragen Jadi Sorotan, Ditengarai Tak Dilengkapi Fasum-Fasos. Pemkab Didesak Tindak Pengembang Nakal 

Tak lama berselang, tim Polsek Sumberlawang dipimpin Kapolsek AKP Fajar Nur Ihsanudin yang menerima laporan adanya korban tewas, langsung meluncur ke lokasi bersama tim medis dan Inafis Polres untuk melakukan olah TKP.

“Saat tiba di lokasi, kami temukan korban memang sudah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan, diperoleh tanda kuku korban membiru dan keluar air mani dari kemaluan korban,” papar Kapolsek AKP Fajar mewakili Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, Kamis (11/7/2019) malam.

Baca Juga :  Di Balik Ritual S3ks Berujung Maut di Gunung Kemukus. Terjadi Saat Malam Puncak Jumat Pon, Pengunjung Mencapai 1.650 Orang 

Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Gemolong untuk dilakukan visum dan dimandikan sembari menunggu pihak keluarga menjemput.

Kapolsek menambahkan dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

Perihal kabar korban tewas saat berkencan, Kapolsek menyebut masih dalam penyelidikan. Wardoyo

 

Iklan
Loading...