loading...
Loading...
Persediaan Barang Berkurang, Harga Cabai Kembali Merangkak Naik, pexels

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Harga cabai rawit disejumlah pasar tradisional di Karanganyar, melonjak tajam dan menembus angka Rp 65.000 per kilogram. Berkurangnya pasokan membuat harga cabe terkerek naik hingga membuat pedagang kelimpungan.

Pantauan Senin (15/07/2019 di Pasar Jungke Karanganyar, kenaikan harga cabai ini, telah terjadi sejak sepekan terakhir. Sebelumnya, harga cabai rawait merah ini masih diangka  Rp 45.000 dan terus mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Awas, Dana Hibah Hampir Rp 1 Miliar di 18 Poktan Karanganyar Bakal Diperiksa Berlapis Hingga BPK dan BPKP! 

Dalam seminggu terakhir  hingga mencapai Rp 65.000 perkilogram.

Pangat, salah satu pedagang di Pasar Jungke Karanganyar mengatakan, kenaikan harga cabai rawit merah ini, disebabkan karena kurangnya pasokan dari petani akibat musim kemarau.

Baca Juga :  Perhutani Endus Ada Unsur Kesengajaan Kebakaran Hutan Gunung Lawu. Para Pendaki Diminta Tak Picu Kebakaran 

Menurutnya, musim kemarau ini, tanaman cabai petani banyak yang mengalami kerusakan, seperti layu dan kering serta diserang hama.

“Harga ditingkat pedagang besar juga mengalami kenaikan. Otomatis kami juga ikut menaikkan harga,” ujar Rajiyem, pedagang lain Senin (15/07/2019).

Menurut Pangat, akibat kenaikan harga cabai, permintaan semakin menurun. Para pembeli, jelasnya, memilih cabai rawit hijau, yang relatif lebih murah.

Baca Juga :  SMAN 1 Karanganyar Terbakar. Api Lahap Gedung Buku dan Komputer, 4 Mobil Pemadam Dikerahkan 

“Dampaknya  ya permintaan menurun mas,” ungkapnya.

Sedangkan untuk cabai jenis lain, seperti rawit hijau, masih di harga Rp 50.000 per kilogram, cabai merah keriting di harga Rp 51.000 perkilogram. Wardoyo

Iklan
Loading...