JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Istri Minta Cerai, Pemuda Ngamuk dan Menolak Diobati Petugas Puskesmas. Polisi Sampai Turun Tangan 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Desa Tepakyang diresahkan dengan aksi seorang pemuda yang mengamuk dan memberontak saat hendak dilakukan pengobatan.

Polisi pun terpaksa harus turun tangan membantu penanganan terhadap pemuda yang diketahui berinisial NR (26) itu. Dia mengamuk saat hendak diberi pengobatan oleh medis Puskesmas Adimulyo.

Bahkan petugas sampai kewalahan menangani pemuda yang diduga mengalami gangguan jiwa itu.

Upaya Puskesmas Adimulyo mendatangi kediaman NR (26) warga Desa Tepakyang Kecamatan Adimulyo untuk mengobatinya selalu gagal.

Baca Juga :  Wali Kota Hendi Minta Validasi Data Penerima Bansos Tak Terjadi Duplikasi

NR yang diduga mengalami gangguan jiwa terus memberontak di rumahnya saat akan mendapatkan pengobatan.

Selanjutnya petugas Puskesmas Adimulyo meminta bantuan Ka SPKT Polsek Adimulyo Aiptu Rodhi dan Bhabinkamtibmas Polsek Adimulyo Bripka Widi untuk mendampingi tim medis melakukan pengobatan kepada NR.

“Jadi siapa saja yang membutuhkan kami, kami siap melayani masyarakat. Termasuk Puskesmas Adimulyo yang minta dikawal dalam urusan pengobatan kepada pasien tersebut,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Kompol Suparno.

Baca Juga :  Perampokan Sadis di Kudus, Sekap Korban Bunuh Anjing Hapus Rekaman CCTV Lalu Kuras Harta Senilai Rp 2 Miliar

Bisa ditebak, upaya pun berhasil. NR yang sebelumnya selalu marah saat akan diobati, kini nurut dengan Pak Polisi berseragam lengkap. Bahkan tim medis Kejiwaan Puskesmas Adimulyo berhasil membujuk NR untuk dibawa ke Dokter Spesialis Kejiwaan Puskesmas Pejagoan, Sabtu (29/06/2019) pagi.

Kini NR, telah mendapatkan pengobatan dari Puskesmas Pejagoan.

Informasi yang diperoleh, NR mengalami gangguan jiwa karena sang istri minta diceraikan. Kemungkinan karena sebab itu, yang bersangkutan mengalami depresi dan gangguan jiwa. JSnews