loading...
Barang bukti ciu yang diamankan petugas.

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satsabhara bersama Satreskrim Polres Sukoharjo menggelar operasi pekat dalam rangka cipta kondisi dengan sasaran premanisme, miras dan kejahatan jalanan.

Dalam operasi itu sedikitnya 111 botol miras jenis ciu berhasil diamankan.

KBO Sabhara Iptu Sri Haryanto, Selasa (30/7/2019), mengatakan, sasaran operasi adalah segala bentuk premanisme. Seperti begal, jambret, copet, pemalakan, perampasan, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Termasuk kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat seperti jual beli miras ilegal.

Operasi itu berhasil mengamankan 60 botol kemasan air mineral ukuran 1,5 liter berisi ciu. Selanjutnya 51 botol kemasan air mineral ukuran 600 mililiter berisi ciu di Desa Toriyo Kecamatan Bendosari.

Baca Juga :  Libatkan Pawartos, TNI Polri dan Puluhan Anggota Elemen Masyarakat Kartasura Sukoharjo Sasar Lokasi Kerumunan Massa

“Puluhan liter miras kita sita dan diserahkan ke satnarkoba,” kata dia.

Dia menerangkan kronologis bermula saat melaksanakan operasi pekat dengan melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap barang-barang yang berkaitan dengan miras sesuai laporan masyarakat.
Penggeledahan dan penyitaan tersebut dilakukan di rumah SA (53).

“Saat penggeledahan petugas berhasil mengamankan 60 botol kemasan air mineral ukuran 1,5 liter berisi ciu dan 51 botol kemasan air mineral ukuran 600 mililiter berisi ciu,” terang dia.

Baca Juga :  Seperti Ini Sebaran Kasus Corona di Sukoharjo

Kemudian petugas memberikan STP (Surat Tugas Penggeledahan) kepada yang bersangkutan. Selanjutnya memberikan imbauan agar tidak memperjual belikan ciu lagi serta barang bukti tersebut diamankan dan dibawa oleh petugas ke Polres Sukoharjo. Aria