loading...
Loading...

SOLO, Joglosemarnews.com – Para supporter Persis Solo memadati halaman Balaikota Surakarta, Jumat (26/7/2019). Mereka menuntut Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo untuk memediasi mereka dengan pimpian atau owner PT PSS (Persis Solo Saestu).

Dalam aksinya, mereka menuntut dicopotnya Sekjen PT PSS, Dedi Lawe. Pasalnya, mereka menilai Dedi tidak mampu memediasi antara tim Persis Solo dengan para Suporter.

Iwan Samudra selaku koordinator aksi yang diberi wewenang oleh DPP dan element masyarakat Surakarta berharap Walikota Surakarta menjadi mediator antara supporter dengan pihak owner PT PSS.

Baca Juga :  Butuh Mebel Murah? Kimkas Gelar Obral Mebel di Rumah Kriya Banjarsari Solo, Diskonnya Hingga 80 Persen

“Ini agar tidak ada penumpang gelap, atau orang yang mencari keuntungan dari kekisruhan ini,” ujarnya.

Menurut Iwan,  yang mendasari aksi tersebut adalah masih carut marutnya internal manajemen. Hal itu akhirnya mengganggu perjalanan tim dengan suporter.

“Pelatihan kita tidak pernah tahu. Hasilnya seleksi tim juga tidak tahu. Latihannya bagaimana. Persis Solo itu home base-nya di Solo. Kenapa dipindah ke Madiun?” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Double Degree UMS Meriahkan International Culture Night Event di NDHU Taiwan

Tidak hanya aksi di depan Balaikota saja, para suporter juga memboikot Persis Solo karena merasa tidak mendapatkan respon baik dari manajemen setelah berkali kali mencoba menghubungi manajemen PT PSS secara lisan maupun tertulis.

“Kami akan mencabut aksi boikot jika owner mau datang ke Solo dan Dedi Lawe dicopot dari jabatannya. Ini klub milik warga Solo. Kalau sudah tidak mampu mengurus, kembalikan ke pihak Solo,” ujar Iwan. A Setiawan

Loading...