JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Dispertan KKP Imbau Mencuci Jeroan Sapi Tidak di Sungai. Ini Bahayanya

Joglosemarnews/A Setiawan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Joglosemarnews/A Setiawan

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Sispertan KPP) Kota Surakarta memastikan hewan-hewan kurban untuk Idul Adha dalam keadaan sehat.

Untuk itulah sejak beberapa waktu belakangan, Dinas menerjunkan tim untuk melakukan peninjauan terhadap hewan-hewan kurban yang dijual di pasar maupun di pasar dadakan pinggir jalan.

“Kemarin kita mendatangi salah satu penjual hewan kurban di depan Pom Bensin Mojosongo si Jalan Sumpah Pemuda,” ujar Kepala Dispertan KPP Kota Solo, Weny Ekayanti, Jumat (9/8/2019).

Untuk melakukan tugas tersebut, jelas Weny, pihaknya memiliki tim pemeriksaan dan pemantauan kesehatan hewan kurban. Jumlah anggota tim sekitar 50 orang yang dibagi ke lima kecamatan.

Baca Juga :  Peduli Covid-19, Mahasiswa UNS Produksi Ribuan Face Shield untuk Rumah Sakit dan Puskesmas

“Setiap kecamatan ada dokter hewannya,” ujarnya.

Tim mulai bergerak sejak beberapa hari lalu sampai dengan menjelang hari H. Lamanya rentang waktu pemeriksaan untuk menjamin tidak ada hewan sakit yang dijadikan kurban.

“Kalau kita temukan hewan yang sakit, kita akan obati dulu sampai hewan qurban sembuh dan siap dikurbankan. Jika sakitnya parah ya kita pending dulu hewan kurbannya,” imbuhnya.

Weny mengumbau penjualan hewan kurban dilakukan berkelompok agar pemeriksaan dan pemantauan hewan kurban bisa lebih terkondisikan.

“Kami juga minta pencucian jeroan tidak di sungai melainkan menggunakan air sumur,” ujarnya.

Baca Juga :  Mulai Juli Ini, Pemohon KK Baru di Solo Bisa Cetak Sendiri Sesuai Keinginan

Sementara itu, Kiswanto selaku koordinator hewan kurban menuturkan, sekitar 133 ekor kambing dan sapi mulai didatangkan sejak 20 Juni 2019, dan mulai dijual.

“Untuk sapi mulai dijual tanggal 7 Juli. Sementara kambing mulai dijual tanggal 6 Agustus sampai H + 2,” ujarnya.

Omong-omong soal harga, Kiswato mengatakan, harga kambing ada di kisaran Rp 2 juta sampai Rp 3,5 juta. Sedangkan harga sapi antara Rp 19 juta hingga Rp 28 juta.

“Kami menargetkan penjualan di tahun ini untuk kambing 400 ekor dan sapi 150 ekor. Sampai saat ini sudah terjual 133 sapi dan 360 kambing,” ujarnya. A Setiawan