JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kikis Paham Radikalisme, Pemkab Karanganyar Gelar Lomba Yel-Yel Perjuangan. Ada 177 Desa Ambil Bagian 

Foto/Humas Kab
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

DSC1854 500x233
Foto/Humas Kab

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lomba Yel-Yel Perjuangan Tingkat Desa/Kelurahan Se-Kabupaten Karanganyar Dalam Rangka HUT RI Ke 74 Tahun 2019 Kabupaten Karanganyar digelar di Alun – Alun Karanganyar, Kamis (8/8/2019).

Lomba diikuti oleh 177 Desa/Kelurahan Se- Kabupaten Karanganyar. Peserta yang berpartisipasi dalam lomba yel-yel ini berjumlah 10 orang per-Desa yang terdiri dari 5 putra dan 5 putri.

Tujuan dari perlombaan ini untuk menggelorakan semangat perjuangan dan sebagai simbol penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan Negara Indonesia.

Baca Juga :  Kabar Terbaru, Bupati Karanganyar Umumkan Belajar Tatap Muka di Sekolah Akan Dimulai Awal Januari 2021. Orangtua Yang Tak Rela Boleh Tidak Setuju!

Adapun penilaian yang diambil dari yel-yel perjuangan ini diambil dari segi kostum, penampilan dan penjiwaan semangat saat menyuarakan yel-yel. Durasi dari penampilan setiap kelompok peserta maksimal 5 menit. Sementara juri yang menilai berasal dari Kodim, Polres, dan Satpol PP.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan bahwa sebagai warga negara harus menjunjung tinggi semangat kemerdekaan dan membumikan nilai-nilai pancasilan di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Kita semua adalah pahlawan milineal untuk masa depan dalam menghindarkan ancaman dari luar yang mengganggu stabilitas nasional,” katanya.

Baca Juga :  Air Mata Mantan Bupati Rina Menetes Tak Tega Lihat Kondisi Dwi Rahayu Asal Jumantono Karanganyar Yang Tinggal Tulang Terbungkus Kulit Digerogoti Penyakit Misterius

Diharapkan perlombaan itu bisa menjadi agenda rutin di tahun yang akan datang. Sehingga akan menumbuhkan semangat perjuangan dalam menyambut hari jadi Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Melalui lomba yel-yel perjuangan ditujukan juga supaya bisa mengikis dan menghilangkan paham radikalisme bagi warga masyarakat Indonesia,” ucap Kepala Satpol PP Kurniadi selaku penanggung jawab kegiatan lomba. Wardoyo