loading...
Loading...
tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menghadapi era era milenial dan revolusi 4.0, Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri telah menyiapkan kurikulum baru untuk 8.875 calon bintara yang akan mengikuti Sekolah Polisi Negara (SPN).

“Pola pendidikan dan pengasuhan terhadap para siswa juga disesuaikan dengan pendekatan sesuai generasi mereka, yaitu generasi milenial,” ujar Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto, Senin (5/8/2019).

Arief menilai, perubahan ini harus dilakukan untuk merespons perkembangan zaman, supaya Polri bisa semakin adaptif dengan perubahan masyarakat.

“Mengingat para bintara ini merupakan tulang punggung pelaksana tugas Polri di lapangan,” kata dia.

Baca Juga :  Pengamat Sebut Nama Besar Presiden Jokowi Jadi Magnet untuk Gibran dan Bobby Nasution

Sebagai informasi, ada 8.875 calon bintara Polri yang akan dididik dan dibentuk sebagai bintara tugas umum selama tujuh bulan ke depan. Jumlah tersebut terdiri dari 8.475 orang calon bintara pria dan 400 orang calon bintara Polwan.

Arief berjanji dalam  kurikulum baru ini, pihaknya akan lebih berorientasi pada pendekatan humanis dan penanaman sosok anggota Polri yang melayani dan melindungi.

“Tradisi kekerasan dan otoriter dihilangkan dan diubah dengan pola perilaku yang komunikatif dan demokratis namun tetap tegas dalam bersikap, cerdas dalam berpikir, dan bertindak,” ujar Arief.

Baca Juga :  Ini Perjalanan Cinta UAS dan & Mellya Juniarti dari Bertemu Hingga Resmi Bercerai

Visi pendidikan Polri untuk membentuk SDM Polri yang unggul dan kompetitif tersebut selaras dengan visi Presiden Joko Widodo yaitu membangun SDM yang unggul untuk mewujudkan Indonesia Maju.

www.tempo.co

Loading...