loading...
Loading...
Tim unit laka Polres Sragen saat hendak mengevakuasi jasad PNS sambungmacan yang tewas kecelakaan di Tunjungan, Sragen, Senin (12/8/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Misteri kecelakaan maut yang menewaskan PNS Kasi Trantib Kecamatan Sambungmacan, Didik Prasetyawanto (49) di Jalan Raya Sragen-Ngawi tepatnya di Tunjungan, Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Senin (12/8/2019) pagi akhirnya terungkap.

PNS malang asal Dukuh Kroyo Barat RT 14/5, Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen itu ternyata menggasak truk trailer yang sedang berhenti di tepi jalan.

Diduga kuat, almarhum kurang konsentrasi karena tergesa-gesa lantaran sudah terlambat masuk ke kantor.

“Jam 07.38 WIB, almarhum sempat kirim pesan WA ke HP saya. Isinya Pak maaf saya terlambat, ban sepeda motor saya bocor. Mungkin karena terlambat itu, jadi almarhum kurang konsentrasi sehingga nggak tahu kalau ada truk berhenti di tepi jalan,” papar Camat Sambungmacan, David, kepada Joglosemarnews.com, Selasa (13/8/2019).

Baca Juga :  Polres Sragen Buru Sejumlah Pelaku Pengeroyokan Warga PSHT di Ngrampal Sragen Yang Masih Kabur. Siapa Saja? 

Hal itu juga selaras dengan hasil olah TKP kepolisian. Dari hasil keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah barat menuju ke kantornya di Kecamatan Sambungmacan.

Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat  AD-4303-ALE warna hitam.

Sesampai di lokasi kejadian tepatnya di depan pabrik DMST Tunjungan, ada truk trailer bernopol H 1878 DF dikemudikan Nurul Anwar (28) warga Banyuputih, Batang, Jateng yang berhenti di tepi jalan.

Baca Juga :  Terbongkar, Satu Tersangka Yang Ditangkap Berjudi di Gondang Sragen Ternyata PNS di DPU-PR Sragen. Tiga Tersangka Masih Diburu 

Karena kurang konsentrasi, motor menghantam dengan keras bagian belakang truk panjang itu. Benturan keras membuat korban terpental.

Honda matic itu ringsek tak berbentuk.

Sementara korban ditemukan tergeletak luka parah dan meninggal di lokasi kejadian. PNS malang itu meninggal dengan luka parah di bagian kepala dan beberapa bagian tubuh.

Kecelakaan diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Informasinya korban mau berangkat kerja di Kecamatan Sambungmacan. Kronologi pasnya tidak tahu, yang jelas tahu-tahu sudah tergeletak dan meninggal dunia. Posisinya di samping tronton, motornya rusak parah,” ujar salah satu tokoh Tunjungan, Hartono, kepada Joglosemarnews.com, Senin (12/8/2019).

Baca Juga :  Satu Kadus dan 2 Warga Gondang Sragen Ditangkap Polisi Karena Judi di Siang Hari. Diamankan 11 Set Kartu dan Uang Ratusan Ribu

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi membenarkan kecelakaan maut tersebut. Satu korban yakni pengendara motor meninggal dunia.

Atas kejadian itu, ia mengimbau masyarakat dan pengendara untuk lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan raya.

Memperhatikan rambu, batas kecepatan dan menjaga konsentrasi menjadi hal yang harus dikedepankan agar terhindar dari kecelakaan. Sebab mayoritas kecelakaan fatal selama ini memang disebabkan faktor kelalaian manusia atau human eror.

“Saat ini sudah ditangani oleh tim penyidik Unit Laka Satlantas,” tuturnya. Wardoyo

Iklan
Loading...