Video: Heboh Semburan Api Mendadak Muncul dari Dalam Tanah di Tanon Sragen

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fenomena alam berupa semburan api dari dalam tanah terjadi di Dukuh Banyurip, Desa Bonagung, Tanon, Sragen.

Fenomena alam nan langka itu membuat warga langsung penasaran dan berhamburan memadati lokasi.

Semburan api muncul dari dalam tanah membentuk lubang itu muncul sekitar pukul 18.00 WIB.

Foto/Wardoyo

Data yang dihimpun di lokasi kejadian, fenomena semburan api itu ditemukan di pekarangan tegalan milik Rebo (70), warga Dukuh Banyurip, RT 16, Desa Bonagung, Tanon, tadi malam.

“Awalnya ada hawa panas yang luar biasa pas habis magrib. Semula kami kira Pak Rebo buat perapian atau api unggun. Setelah didekati ternyata itu semburan api dari lubang dalam tanah. Agak besar makanya agak takut juga,” ujar Yanto, salah satu warga ditemui di lokasi kejadian, Senin (19/8/2019) dinihari.

Baca Juga :  Geger Rebutan Batas Tanah 3 Meter, Pak RT dan Tetangga di Kedawung Sragen Saling Gempur Bangunan. Bertahun-Tahun Tak Rukun, Bentrok Tak Berujung Hingga Lapor Polisi 

Kepala Desa Bonagung, Suwarno membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, semburan api muncul sekotar habis magrib.

Titik Semburan Langsung Dipagari Garis Polisi
Semburan itu muncul dari dalam lubang bekas sumur gali di pekarangan Pak Rebo. Bekas sumur itu dulunya dilubangi namun tak ada sumber airnya.

Kejadian itu sudah dilaporkannya ke pihak aparat terkait. Tadi malam Polsek dipimpin Kapolsek Tanon, langsung meninjau lokasi.

Demi keamanan, pihaknya mengimbau warga untuk tak melihat dari jarak dekat. Sementara perihal fenomena itu apakah berbahaya atau tidak, pihaknya akan menyerahkan kepada tim peneliti atau pihak yang berwenang.

Baca Juga :  Tambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 Sragen Jadi 53. Dua Tambahan Baru dari Kalijambe dan Sragen Kota

“Dua hari yang lalu, tanah sekitar terasa panas dan agak hangus. kemudian sore tadi muncul api. Api ini berdampak baik atau buruk nanti kita serahkan pada tim peneliti,” urai Suwarno.

Hingga dinihari tadi, api masih menyembur tanpa henti dan belum ada tanda-tanda bakal padam. Demi keamanan, pihak kepolisian dan warga masih berjaga di sekitar lokasi. Sementara fenomena itu langsung menyebar dan mengundang warga lain untuk berdatangan. Wardoyo