loading...
Loading...
ilustrasi

BEKASI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Video penganiayaan siswi SMK Bekasi oleh senior dan alumni viral di media sosial. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka hingga trauma enggan bersekolah lagi.

Setelah video tersebut sampai ke orangtua korban, Ali Sadikin (44), dia langsung melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya tersebut ke Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota pada Selasa(20/8/2019). Dia berharap polisi segera menindak supaya tak ada kejadian serupa.

“Tahunya anak menjadi korban kekerasan dari video yang beredar di tetangga, kemudian anak saya membenarkan,” ujar Ali saat ditemui di rumahnya di Harapan Baru, Bekasi Utara, pada Rabu, 21 Agustus 2019.

Baca Juga :  KPK: Petinggi PT Garuda Indonesia Nikmati Dana Suap Senilai Rp 100 M

Dalam laporan polisi nomor: LP/1983/K/VIII/2019/SPKT/Restro Bekasi kota, tiga orang yang menjadi terlapor. Mereka adalah A, P, dan D disebutkan melakukan kekerasan terhadap GT pada 14 Agustus lalu. Lokasinya, di pinggir Kali Irigasi, Jalan Baru Underpass, Bekasi Timur, tak jauh dari sekolah korban.

Dalam video yang diterima Tempo, siswi SMK swasta di Kota Bekasi itu dipukul dan ditendang secara bergantian. Usai kejadian itu, menurut dia, anaknya mengalami luka lebam di dada dan punggung. “Sampai sekarang trauma, enggak mau sekolah lagi,” ujar Ali Sadikin.

Baca Juga :  Bikin Heboh, Remaja ini Meninggal Saat Menjadi Imam di Masjid

www.tempo.co

Loading...