loading...
Penyambutan prajurit Yonif Raider 408 di Mako Yonif Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMAR NEWS.COM Suasana haru mengiringi penyambutan 500 personel Pasukan Satgas Yonif Raider 408/Sbh yang pulang usai menjalankan tugas operasi pengamanan di perbatasan RI- Timor Leste, Selasa (17/9/2019) petang.

Ratusan prajurit itu selama hampir 10 bulan meninggalkan markas untuk melaksanakan misi pengamanan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedatangan pasukan Satgas Ops Pamtas RI-RDTL itu disambut langsung oleh Komandan Korem 074/Wrt, Kolonel Inf Rafael Granada Baay, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Bupati Kusdinar Untung Yuni dan jajaran Forkompida Sragen.

Mereka disambut saat pulang kembali ke Mako Yonif Raider 408/Suhbrastha pukul 17.30 WIB. Dalam sambutannya, Danrem Kolonel Inf Rafael Granada Baay, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih serta penghargaan yang tulus atas darma bakti dan pengabdian yang telah di curahkan dalam melaksanakan tugas operasi.

‘Saya merasa bangga, karena berdasarkan laporan Satgas Yonif Raider 408/Sbh telah mampu melaksanakan tugas Pamtas RI-RDTL sesuai dengan target yang diberikan dari komando atas. Khususnya kepada Danyon dan Wadanyon serta seluruh Perwira yang sudah membawa anak-anak saya, Prajurit saya dengan kehormatan dan keberhasilan,” ungkap Kolonel Inf Rafael Granada Baay yang baru menjabat bulan Januari 2019 lalu.

Baca Juga :  Perdaya Janda Bidan Desa, "Pejabat BNN" Berpangkat AKP Digerebek di Sragen. Modal Rayuan Siap Menikahi, Raup Rp 38 Juta dari Sang Janda

Menurutnya, para prajurit boleh bangga dengan prestasi yang telah dicapai. Namun harus tetap mempertahankan kredibilitas Satuan.

Selain itu, Danrem berharap semua prajurit menjadikan penugasan sebagai pengalaman yang sangat berharga. Usai melaksanakan tugas operasi, para prajurit akan melaksanakan cuti untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga.

Terkait dengan situasi wilayah, Danrem berharap para prajurit dapat segera menyesuaikan diri kembali dengan lingkungan, baik di dalam mau pun di luar Satuan.

Diharapkan, kepulangan dari daerah operasi dapat diterima dengan baik oleh keluarga, kawan, serta masyarakat dengan sebaik baiknya dan untuk tidak berhura-hura.

“Melalui pengalaman dan rasa bangga yang telah didapat dari tugas operasi, kalian harus bisa memberikan dorongan untuk bersikap lebih dewasa. Selanjutnya, harus senantiasa rendah hati serta selalu menampilkan sosok prajurit yang mencintai dan dicintai rakyat. Tetap waspada setelah melaksanakan tugas, dan jadi jagalah kredibilitas, jaga kehormatan kalian, Yonif Raider 408/Sbh ini, “ tandas Danrem.

Baca Juga :  Calo CPNS Bergentayangan, Kanreg I BKN Minta Peserta Ujian Tak Tergiur Janji Oknum Yang Bisa Meloloskan!
Upacara penyambutan. Foto/Wardoyo

Tak lupa, Danrem berpesan, sebelum kembali para prajurit diharapkan mengecek bet material. Jangan sampai ada munisi yang tertinggal, kalau ada agar dikumpulkan karena tidak ada gunanya.

“Malam ini silahkan bertemu dengan keluargamu, istri dan keluargamu sudah menunggu dan mendoakan kalian.  Selamat karena kalian sudah berpisah selama 10 bulan untuk yang bujangan pasti barak sudah kangen dengan kalian untuk di korve. Selama kalian cuti jangan sampai ada pelanggaran, kecelakaan, jangan datang ke tempat hiburan, tindakan asusila dan memakai narkoba,” tegas Danrem. Wardoyo