JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Mengaku Salah dan Terpengaruh Miras, Begini Pengakuan Tersangka C4bul Dam Lawu Telukan Sukoharjo

Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga.
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Ilustrasi

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Berada di bawah pengaruh minuman keras (miras), IS (33) warga Dukuh Ngrantan, Desa Kadokan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo tega mencabuli siswi SMP yang masih terhitung keponakan sendiri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dia harus menjalani proses hukum. Dia dijerat Pasal 81 (1) dan Pasal 82 (1) UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindugan Anak juncto Pasal 29 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara atau denda Rp5 miliar.

Dia mengakui telah melakukan perbuatan bejat itu. Bukan hanya itu, dia juga merekam aksinya dengan smartphone. Lantas mengirimkannya secara iseng ke seorang teman.

Baca Juga :  Sopir Truk yang Kecelakaan Terjun ke Dasar Sungai di Jembatan Gupit Kecamatan Nguter Sukoharjo Dievakuasi Selama 2 Jam, Motor yang Tertabrak Merupakan Kepunyaan Pemilik Warung yang Ikut Jadi Korban

“Baru satu kali (mencabuli), habis minum (miras). Saya mengaku bersalah,” kata dia saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo awal pekan ini.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi menjelaskan, kejadian bermula pada Mei 2019 pukul 12.30 WIB. Ketika itu pelaku menjemput korban pulang sekolah. Saat itu pelaku sudah dalam pengaruh alkohol.

“Kemudian muncul niatan untuk melakukan aksi bejatnya itu,” tegas Kapolres, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga :  Tak Terima Istrinya Dibunuh, Sembari Berkaca-kaca Suami Yulia Minta Pelaku Dihukum Mati

Korban oleh pelaku dibawa ke pinggir sungai Dam Lawu Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo. Di tempat itu pelaku memaksa korban untuk melakukan persetubuhan.

Saat melakukan persetubuhan pelaku juga sempat merekam dengan smartphone.

Pasca kejadian itu korban tidak berani melaporkan kepada orang tuanya. Sampai akhirnya video yang sempat pelaku rekam beredar di media sosial dan diketahui oleh orang tua korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukoharjo, Selasa 13 Agustus 2019. Aria/Polres Sukoharjo