loading...
Kapolres Karanganyar, AKBP Arif Budiman didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Haryadi, saat konferensi pers kemarin. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMAR NEWS.COM Satpam tambang batubara berinisial AB (46), yang menjadi tersangka pencurian patung kepala arca di sendang Bancolono, Tawangmangu, Karanganyar, dijebloskan ke Rutan II A Solo.

Dia bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Hal itu diungkapkan Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi saat melakukan konferensi pers di hadapan wartawan, kemarin.

Kapolres mengatakan warga Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, AB, itu ditetapkan sebagai tersangka kasus pencurian disertai perusakan. AB diduga merusak kepala patung Eyang Bancolono di kompleks Sendang Bancolono di Tlogodlingo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

“Dia memenggal kepala patung menggunakan palu pada Kamis (22/9) pukul 12.15 WIB,” papar Kapolres.

Baca Juga :  Hasil Identifikasi, Mayat Bayi Membusuk Dalam Kardus di Dekat Waduk Lalung Karanganyar Diduga Sudah Seminggu Lebih Meninggal. Diotopsi di Solo, Polisi Buru Pembuangnya

Seusai melancarkan aksi itu, AB pergi membawa kepala patung mengendarai mobil Honda Brio pelat nomor AE 1912 BX.

Namun aksinya dipergoki penjaga Sendang Bancolono, Purharyanto alias Best (29). Pur berusaha mengejar pelaku hingga kawasan Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu.

Kapolres menyampaikan AB beraksi bersama dua orang lain berinsial SH (47) dan AH (43).

Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Dwi Haryadi, menyampaikan kejadian bermula saat mereka berjalan-jalan ke tempat wisata.

“Menurut pengakuan pelaku melakukan itu karena keyakinannya. Tetapi hasil penyelidikan akhir, dia hendak menjual (kepala patung). Tersangka memenggal kepala patung menggunakan palu besar. Lalu potongan kepala dimasukkan tas jinjing dan dibawa pergi,” kata Kapolres.

Akibat kejadian itu, Polisi menaksir kerugian di Pertapaan Bancolono Rp 3 juta. Polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni satu unit mobil Honda Brio, satu buah palu berukuran besar, satu buah tas jinjing, dan kepala patung Eyang Bancolono.

Baca Juga :  Tim BPS Mendadak Datangi Kediaman Bupati Karanganyar dan Tanya Data-Data. Ada Apa?

Saat ini tersangka sudah dititipkan di Rutan Kelas I A Solo. Ia dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun. Wardoyo