JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Siap-Siap Dag Dig Dug, Para Pejabat Eselon II Karanganyar Bakal Dirombak dan Diseleksi Lagi. Pemkab Sudah Tunjuk Pansel 

Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Gerbong mutasi dan rotasi jabatan tinggi pratama di lingungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar, mulai bergerak. Proses seleksi untuk jajaran eselon II ini pun sudah mulai dilakukan.

Sekretaris daerah (Sekda) Karanganyar, Sutarno, usai melakukan pengarahan dan penjelasan kepada pejabat eselon II, mengatakan proses mutasi dan rotasi pejabat eselon II ini, Pemkab Karanganyar telah membentuk panitia seleksi.

Hasil seleksi ini, menurut Sutarno, akan dilihat, apakah pejabat yang bersangkutan masih sesuai atau tidak.

“ Nanti kita tunggu saja hasil dari panitia seleksi. Biarkan panitia bekerja,” ujar Sutarno singkat.

Baca Juga :  VIDEO : Saat Wabup Karanganyar Rober Christanto Disurprize Warga Krendowahono

Sementara itu, ketua panitia seleksi terbuka  mutasi dan rotasi pejabat tinggi pratama di Pemekab Karanganyar. Tuhana menjelaskan, proses seleksi dimulai dilakukan selama dua minggu ke depan  diawali dengan seleksi administrasi.

Meliputi kualifikasi pendidikan, rumpun jabatan, riwayata jabatan, pengalaman diklat teknis,  kepemimpinan  dan jangka waktu menduduki jabatan .

Dijelaskannya, jika ada jabatan tinggi pratama atau opd yang lowong, maka harus diisi dengan mutasi terlebih dahulu. Mutasi ini dilakukan melalui perputaran oleh pansel untuk menentukan, siapa yag tepat bertahan.

Baca Juga :  Putrinya Bawa Foto Berlinang Air Mata, Yulia Korban Pembunuhan dan Dibakar Dalam Mobil Akhirnya Dimakamkan di Delingan Karanganyar

“ Inti dasar dilakukannya seleksi ini, adalah  melalui rumpun jabatan, kualifikasi pendidkan, dan keseusian hasil kompetensi, melalui rekomendasi KASN melalui wawancara,” jelasnya.

Ditambahkannya, dari hasil seleksi dan verifikasi ini, panitia seleksi, akan menyerahkan sepenuhnya kepada bupati.

“ Setiap jabatan tertinggi pratama ini, kami rekomendasikan tiga orang. Bupati menentukan satu dari tiga orang tersebut, lalu disampaikan ke KASN untuk dilakukan ke tahap penetapan,” pungkasnya. Wardoyo