JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Ciptakan Rasa Kepedulian dan Saling Sayang Antarumat Manusia, Puluhan Remaja Kunjungi Griya PMI Solo

Puluhan remaja dari beberapa sekolah menengah atas Surakarta mengunjungi Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Selasa (10/9/2019). Istimewa
loading...
Puluhan remaja dari beberapa sekolah menengah atas Surakarta mengunjungi Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Selasa (10/9/2019). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMAR NEWS.COM – Puluhan remaja dari beberapa sekolah menengah atas Surakarta mengunjungi Griya Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Selasa (10/9/2019). Lebih dari sekedar kunjungan biasa, para remaja tersebut juha turut “dilibatkan” dalam kegiatan PMI Solo.

Fasilitator kegiatan, Lucky Suryo menuturkan, kegiatan tersebut terlaksana atas gagasan Satpol PP Kota Surakarta sebagai salah satu upaya.pembentukan karakter generasi penerus bangsa Kota Solo.

“Kegiatan ini merupakan gagasan dari Satpol PP Kota Surakarta, dengan mengajak PMI Solo untuk membentuk karakter remaja Kota Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian serta rasa saling menyayangi antar umat manusia,” paparnya.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Maret Besok Walikota Solo Daftarkan Seluruh GTT dan PTT dalam Jaminan Keselamatan Kerja dan Jaminan Kematian

Selain itu, latar belakang diadakan kegiatan kali ini yakni dari keprihatinan karena kebanyakan remaja saat ini kurang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

“Kegiatan ini bersifat humanity atau kemanusian. Karena dirasa anak – anak remaja jaman sekarang ini kurang peduli dengan lingkungan sekitarnya. Sebelumnya remaja – remaja ini belum pernah bersinggungan dengan kegiatan yang bersifat humanis,” tuturmya.

Salah satu peserta kunjungan, Angga mengapresiasi Griya PMI yang telah memberikan pelayanan kepada para lansia terlantar dan juga kepada orang dengan gangguan jiwa yang terlantar.

Baca Juga :  Peduli Pada Sesama, The Sunan Hotel Solo Berbagi dengan Anak Yatim

“Saya mengucapkan terimakasih kepada PMI Solo yang telah menyediakan serta merewat orang dengan gangguan jiwa yang terlantar dan lansia terlantar,” tukasnya. Triawati PP